Mendagri Pastikan Anggaran Pilkada Utuh Tak Terganggu Corona

Rabu, 17 Juni 2020 - 22:03 WIB
loading...
Mendagri Pastikan Anggaran...
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memastikan bahwa anggaran pilkada dan Covid-19 tidak akan saling mengganggu. Ini karena penganggaran untuk pilkada sudah dilakukan sebelum terjadinya wabah virus Corona tersebut.

“Nah pilkada ini anggarannya sudah ada. Pada tahun 2019 itu sudah teranggarkan lebih kurang hampir Rp15 triliun untuk 270 daerah yang ada di pos APBD masing-masing. Yang sudah terpakai Rp5 triliun. Sekarang sisa Rp9,1 triliun,” katanya saat konferensi pers, Rabu (17/6/2020).

(Baca: Mendagri Sebut Pilkada Bagian dari Program Padat Karya)

Setelah wabah Covid-19 melanda yang berimbas pada penundaan pilkada, anggaran yang telah disiapkan tersebut dibekukan alias tak dapat dicairkan. Dengan demikian, Tito mengatakan anggaran pilkada tidak digunakan untuk penanganan Covid-19.

“Adanya penundaan itu, mendagri dan menteri keuangan, kami berdua langsung mengeluarkan peraturan untuk anggaran sebanyak Rp.9,1 triliun untuk tahapan selanjutnya itu di-freeze, tidak boleh digunakan, termasuk tidak boleh digunakan untuk Covid-19. Karena apa? Karena ada pos-pos yang lain,” jelasnya.

Saat ini anggaran pilkada sudah dapat digunakan karena tahapan pilkada sudah mulai dilanjutkan sejak Senin lalu. Penyelenggara pemilu pun mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp.5,1 triliun. Namun dia memastikan bahwa penambahan anggaran itu tak akan mengganggu alokasi Covid-19.

(Baca: Pilkada 2020, Ini Tiga Ukuran KPU soal Bisa Tidaknya Digelar)

“Total KPU dan Bawaslu daerah dan pusat lebih kurang 5,1 triliun. Ini yang mungkin akan dipenuhi oleh Ibu menkeu, sementara beliau akan mengeksekusi tahap pertama Rp.1,02 triliun. Nah dengan demikian ini tidak akan mengganggu APBD, terkait yang tambahan,” tuturnya.

Sementara itu alokasi anggaran Covid-19 di daerah menggunakan pos anggaran selain pilkada yang totalnya mencapai Rp72,63 triliun. Dana sebesar itu digunakan untuk tiga hal yakni penanganan kesehatan Rp28,71 triliun atau 39,52%, jaring pengaman sosial Rp27,84 triliun atau 38,3%, dan stimulus ekonomi Rp16,08 triliun atau 22,2%.

“Pilkada tidak boleh diganggu karena kita mengantisipasi pilkada terlaksana di 2020. Atau 2021 kita siapkan anggarannya dulu. Jangan sampai nanti kita tidak paham 2021 dinamika anggaran kita seperti apa. Oleh karena itu harus diamankan,” pungkasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Mendagri Berikan Penghargaan...
Mendagri Berikan Penghargaan Satyalancana kepada 7 Tokoh Atas Inovasi Sektor Maritim
Kemendagri Gelar Pameran...
Kemendagri Gelar Pameran Batik Guna Perkuat Nilai Kebinekaan pada Generasi Muda
Kemendagri-Korsel Matangkan...
Kemendagri-Korsel Matangkan Pengembangan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112
Kemendagri Beber Strategi...
Kemendagri Beber Strategi Cegah Penyelewengan Dana Desa
Kemendagri Dorong Percepatan...
Kemendagri Dorong Percepatan Penataan dan Registrasi Posyandu
BSKDN Gelar Rakor Regional...
BSKDN Gelar Rakor Regional di Kendari Perkuat Implementasi Program Prioritas Nasional
Sasar Siswa SMA, Kemendagri...
Sasar Siswa SMA, Kemendagri Gelar Dialog Pemahaman Nilai Sejarah
Rekomendasi
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Berita Terkini
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved