DPR Dukung Kerja Sama BP2MI dengan Pemda Lindungi PMI
Kamis, 31 Maret 2022 - 16:04 WIB
loading...
A
A
A
Ia mengatakan, pemerintah pusat melalui BP2MI dan pemerintah daerah harus terus berkolaborasi memastikan seluruh PMI di luar negeri dalam keadaan baik dari sisi hak-haknya.
"Kita harapkan tidak ada sesuatu yang tidak kita harapkan, tapi ketika terjadi sesuatu pada PMI maka fungsi kontrol ini bekerja. Bukan hanya Jawa Barat namun juga kita dorong pemerintah daerah lain juga melakukan hal sama," pungkasnya.
Sebelumnya Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan, nantinya para PMI asal Jawa Barat akan turut diberikan perlindungan saat bekerja di luar negri.
"Nota kesepahaman kerja sama ini sudah ditandatangani. Ini menjadi penting karena mandat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017, tanggung jawab terkait penempatan para pekerja. Bahkan pelindungan itu tidak hanya tanggung jawab pusat, tapi juga daerah. Tidak hanya provinsi, kabupaten atau kota, bahkan hingga level desa," katanya.
Benny melanjutkan, kerja sama ini akan memastikan bahwa proses penempatan akan berlangsung secara baik, benar, dan mereka yang ditempatkan adalah anak-anak bangsa yang memiliki kompetensi.
"Karena harus melewati proses keterampilan, pelatihan, dikuasai sesuai sektor pekerja dan juga yang lebih penting adalah kemampuan berbahasa asing," ungkapnya.
"Kita harapkan tidak ada sesuatu yang tidak kita harapkan, tapi ketika terjadi sesuatu pada PMI maka fungsi kontrol ini bekerja. Bukan hanya Jawa Barat namun juga kita dorong pemerintah daerah lain juga melakukan hal sama," pungkasnya.
Sebelumnya Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan, nantinya para PMI asal Jawa Barat akan turut diberikan perlindungan saat bekerja di luar negri.
"Nota kesepahaman kerja sama ini sudah ditandatangani. Ini menjadi penting karena mandat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017, tanggung jawab terkait penempatan para pekerja. Bahkan pelindungan itu tidak hanya tanggung jawab pusat, tapi juga daerah. Tidak hanya provinsi, kabupaten atau kota, bahkan hingga level desa," katanya.
Benny melanjutkan, kerja sama ini akan memastikan bahwa proses penempatan akan berlangsung secara baik, benar, dan mereka yang ditempatkan adalah anak-anak bangsa yang memiliki kompetensi.
"Karena harus melewati proses keterampilan, pelatihan, dikuasai sesuai sektor pekerja dan juga yang lebih penting adalah kemampuan berbahasa asing," ungkapnya.
Lihat Juga :