Andi Arief Ancam Balik Panggil Jubir KPK
Senin, 28 Maret 2022 - 12:13 WIB
loading...
Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat Andi Arief mengancam balik memanggil Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat Andi Arief mengancam balik memanggil Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) Ali Fikri. Sebelummya KPK menjadwalkan pemanggilan terhadap Andi Arief sebagai saksi kasus dugaan korupsi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Senin (28/3/2022).
Awalnya Andi Arief mempertanyakan pemanggilan dirinya sebagai saksi oleh KPK. Pertama, ia menanyakan surat pemanggilannya, kedua apa urusannya tiba-tiba ia dihubungkan dengan kasus kasus dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara dengan tersangka Abdul Gafur Mas'ud (AGM).
"Jubir kPK salah bicara atau sengaja perlakukan saya seperrt ini? Saya akan panggil jubir KPK resmi ke DPP," kata Andi Arief di akun Twitternya, Senin (28/3/2022).
Menurut Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu, dirinya sudah melaporkan kepada Anggota Komisi III DPR dari Partai Demokrat agar memanggil Jubir KPK untuk menggali motifnya mengumumkan sembarangan berita salah.
Awalnya Andi Arief mempertanyakan pemanggilan dirinya sebagai saksi oleh KPK. Pertama, ia menanyakan surat pemanggilannya, kedua apa urusannya tiba-tiba ia dihubungkan dengan kasus kasus dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara dengan tersangka Abdul Gafur Mas'ud (AGM).
"Jubir kPK salah bicara atau sengaja perlakukan saya seperrt ini? Saya akan panggil jubir KPK resmi ke DPP," kata Andi Arief di akun Twitternya, Senin (28/3/2022).
Menurut Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu, dirinya sudah melaporkan kepada Anggota Komisi III DPR dari Partai Demokrat agar memanggil Jubir KPK untuk menggali motifnya mengumumkan sembarangan berita salah.
Lihat Juga :