DPR Minta Pemerintah Sampaikan Penundaan RUU HIP secara Tertulis

Rabu, 17 Juni 2020 - 13:29 WIB
loading...
DPR Minta Pemerintah...
Sekretaris Fraksi PPP DPR RI, Achmad Baidowi meminta kepada pemerintah untuk menyampaikan secara tertulis tentang penundaan RUU HIP. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD dan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly telah memutuskan menunda pembahasan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) . Keputusan pemerintah itu diambil Presiden Jokowi setelah berbicara dengan banyak kalangan.

Sekretaris Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPR RI, Achmad Baidowi meminta kepada pemerintah untuk menyampaikan secara tertulis tentang penundaan itu. Sebab, usulan RUU HIP juga disampaikan DPR ke pemerintah secara tertulis.

"Apakah mau menunda, menolak atau menyetujui pembahasan," katanya saat dihubungi SINDOnews, Rabu (17/6/2020).(Baca juga: Munculnya RUU HIP Dinilai Rugikan Citra Partai yang Mengusulkan )

Awiek, sapaan akrabnya, mengatakan, pihaknya mengapresiasi seluruh aspirasi dan pendapat yang berkembang di masyarakat serta sikap yang sangat kritis terhadap RUU HIP . Menurutnya, jika nanti pemerintah menolak pembahasan RUU, maka RUU HIP dikembalikan ke DPR dan tidak ada pembahasan lebih lanjut di Senayan. Dan jika disusun kembali, maka DPR disebutnya mempunyai kesempatan luas untuk menampung aspirasi.

"Mekanismenya sudah diatur dalam UU 12/2011 jo UU 15/2019. Jadi ya kami tunggu surat resmi pemerintah," kata politikus muda asal Madura ini.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ajukan Banding, Sengketa...
Ajukan Banding, Sengketa SK DPP PPP Disebut Belum Inkrah
DPP PPP Menangkan 5...
DPP PPP Menangkan 5 Gugatan Sengketa Internal, PN Jakpus Perkuat Legalitas Kepengurusan Partai
Mardiono Optimistis...
Mardiono Optimistis PPP NTB Bangkit dan Tembus Target Pemilu 2029
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Setujui 7 Anggota Komisi Informasi Pusat 2026-2030, Ini Daftarnya
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
DPW PPP Banten Targetkan...
DPW PPP Banten Targetkan Tambah Kursi Legislatif pada Pemilu 2029
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
Rekomendasi
Ronaldo atau Ramos?...
Ronaldo atau Ramos? Statistik CR7 Bikin Martinez Dilema
Air Mata Terakhir Cristiano...
Air Mata Terakhir Cristiano Ronaldo di Panggung Piala Dunia
5 Pemakaman Tokoh Dunia...
5 Pemakaman Tokoh Dunia dengan Biaya Fantastis, Ada yang Capai Rp14,4 Triliun
Berita Terkini
Andalkan Jokowi, PSI...
Andalkan Jokowi, PSI Diprediksi Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah
Menko Pangan Minta Sektor...
Menko Pangan Minta Sektor Lain Tiru Kemenhut dalam Perdagangan Karbon
Anak Indonesia Habiskan...
Anak Indonesia Habiskan Rp4,5 Triliun untuk Membeli Rokok
Calon Manajer Kopdes...
Calon Manajer Kopdes Tak Lagi Latihan Militer, Qodari: Pemerintah Tidak Menutup Mata
Nasib Gugatan Praperadilan...
Nasib Gugatan Praperadilan Roy Suryo terkait Penggeledahan Diputuskan Hari Ini, Berikut 11 Tuntutannya
Ajukan Banding, Sengketa...
Ajukan Banding, Sengketa SK DPP PPP Disebut Belum Inkrah
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved