Hasil Survei IPO, Pengamat: Partai Perindo Sudah Berada di Jalur On the Track Masuk Parlemen
Jum'at, 25 Maret 2022 - 12:01 WIB
loading...
A
A
A
Kerja-kerja politik yang intens dalam meluaskan positioning ini harus dilakukan Partai Perindo dengan melakukan kombinasi strategi darat yang juga masif diperlukan. Sebab, waktu tersisa relatif terbatas hanya 22 bulan lagi menuju Pemilu 2022. Waktu yang tidak lama lagi ini harus dimanfaatkan untuk terus melakukan ekspansi.
Baca juga: Survei: Elektabilitas Perindo Salip PPP dan PAN
"Partai Perindo sudah mendapat momentum saat ini untuk meluaskan legitimasi dan ekspansi dukungannya. Diperlukan langkah-langkah eskpansif lebih faktual lagi agar benar-benar bisa tembus 4%," kata Surokim.
Dalam survei IPO, Partai Perindo bertengger di urutan delapan dengan elektabilitas sebesar 3,8%. Partai Perindo mampu menyalip dua parpol yang kini berada di parlemen, yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang berada di posisi kesembilan dengan elektabilitas sebesar 2,6% dan Partai Amanat Nasional (PAN) yang berada di posisi kesepuluh dengan elektabilitas sebesar 2,2%.
Survei IPO dilaksanakan pada 11-17 Maret 2024. Motode yang digunakan wawancara via telepon kepada 1.220 responden yang tersebar secara acak skema nasional. Tingkat akurasi data mencapai 95%, dengan margin of error (MoE) sebesar 2,9%.
Baca juga: Survei: Elektabilitas Perindo Salip PPP dan PAN
"Partai Perindo sudah mendapat momentum saat ini untuk meluaskan legitimasi dan ekspansi dukungannya. Diperlukan langkah-langkah eskpansif lebih faktual lagi agar benar-benar bisa tembus 4%," kata Surokim.
Dalam survei IPO, Partai Perindo bertengger di urutan delapan dengan elektabilitas sebesar 3,8%. Partai Perindo mampu menyalip dua parpol yang kini berada di parlemen, yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang berada di posisi kesembilan dengan elektabilitas sebesar 2,6% dan Partai Amanat Nasional (PAN) yang berada di posisi kesepuluh dengan elektabilitas sebesar 2,2%.
Survei IPO dilaksanakan pada 11-17 Maret 2024. Motode yang digunakan wawancara via telepon kepada 1.220 responden yang tersebar secara acak skema nasional. Tingkat akurasi data mencapai 95%, dengan margin of error (MoE) sebesar 2,9%.
(abd)
Lihat Juga :