Pengadaan Barang Masih Impor, Jokowi Marahi Menkes, Mentan, hingga TNI-Polri
Jum'at, 25 Maret 2022 - 10:48 WIB
loading...
A
A
A
"Menteri Pertanian apa traktor-traktor kaya gitu bukan hitech aja impor jengkel saya, kayak kemarin yang dari Tambua menanam jagung. Saya lihat pakai traktor ada Alas Intan saya lihat aduh enggak boleh Pak Menteri, enggak boleh," katanya.
Jokowi juga merasa kecewa bahwa kertas, pensil, hingga CCTV dalam pengadaan barang masih impor. Padahal menurut UMKM dalam negeri sudah bisa memproduksi barang-barang tersebut.
"Pensil kertas saya cek impor bolpoin ini apa kadang-kadang saya mikir ini kita ngerti enggak sih hal-hal seperti ini jangan-jangan enggak kerja detail sehingga enggak ngerti bahwa yang dibeli itu barang impor. Buku tulis impor jangan ini diteruskan stop sehingga melompat nanti kalau kita semuanya beli produk dalam negeri meloncat pertumbuhan ekonomi kita," tuturnya.
"Coba CCTV beli impor di dalam negeri ada yang bisa produksi. Apa-apaan ini dipikir kita bukan negara yang maju buat CCTV aja beli impor," imbuh mantan Wali Kota Solo ini. Baca juga: Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat Sebut Posisi Menteri PKB Terancam
Jokowi menargetkan bahwa belanja pemerintah untuk produk dalam negeri (PDN) mencapai Rp400 triliun. "Target nanti syukur bisa sebelum Mei yang Rp 400 triliun itu bisa tercapai ini akan sangat bagus sekali dampaknya akan kemana-mana," ungkap Jokowi.
Jokowi juga merasa kecewa bahwa kertas, pensil, hingga CCTV dalam pengadaan barang masih impor. Padahal menurut UMKM dalam negeri sudah bisa memproduksi barang-barang tersebut.
"Pensil kertas saya cek impor bolpoin ini apa kadang-kadang saya mikir ini kita ngerti enggak sih hal-hal seperti ini jangan-jangan enggak kerja detail sehingga enggak ngerti bahwa yang dibeli itu barang impor. Buku tulis impor jangan ini diteruskan stop sehingga melompat nanti kalau kita semuanya beli produk dalam negeri meloncat pertumbuhan ekonomi kita," tuturnya.
"Coba CCTV beli impor di dalam negeri ada yang bisa produksi. Apa-apaan ini dipikir kita bukan negara yang maju buat CCTV aja beli impor," imbuh mantan Wali Kota Solo ini. Baca juga: Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat Sebut Posisi Menteri PKB Terancam
Jokowi menargetkan bahwa belanja pemerintah untuk produk dalam negeri (PDN) mencapai Rp400 triliun. "Target nanti syukur bisa sebelum Mei yang Rp 400 triliun itu bisa tercapai ini akan sangat bagus sekali dampaknya akan kemana-mana," ungkap Jokowi.
(kri)