Pawang Hujan saat MotoGP Mandalika, BMKG: Kearifan Lokal dan Ilmiah Tak Bisa Dicampur Aduk
Selasa, 22 Maret 2022 - 14:58 WIB
loading...
A
A
A
"Kondisi ini menjadi indikasi kuat pemicu terjadinya hujan di sekitar Mandalika pada saat even MotoGP berlangsung, kondisi ini juga menurun sampai pukul 17.00 WITA," kata Guswanto.
Terkait keberadaan pawang hujan, ia berpandangan hal tersebut merupakan kearifan lokal yang sudah ada di Indonesia. Kearifan lokal ini tidak bisa dicampur adukkan dengan penjelasan ilmiah.
Baca juga: Kisah Pawang Hujan Menjaga Panggung Kampanye SBY
"Pawang hujan itu merupakan sebuah kearifan lokal yang sulit dijelaskan secara ilmiah, sedang prakiraan cuaca BMKG disusun berdasarkan sains teknologi dan dapat dijelaskan secara ilmiah berdasarkan data-data observasi parameter meteorologi. Sehingga tidak dapat dicampuradukkan dalam penjelasannya, namun keduanya bertujuan untuk menyukseskan perhelatan MotoGP Mandalika," kata Guswanto.
Terkait keberadaan pawang hujan, ia berpandangan hal tersebut merupakan kearifan lokal yang sudah ada di Indonesia. Kearifan lokal ini tidak bisa dicampur adukkan dengan penjelasan ilmiah.
Baca juga: Kisah Pawang Hujan Menjaga Panggung Kampanye SBY
"Pawang hujan itu merupakan sebuah kearifan lokal yang sulit dijelaskan secara ilmiah, sedang prakiraan cuaca BMKG disusun berdasarkan sains teknologi dan dapat dijelaskan secara ilmiah berdasarkan data-data observasi parameter meteorologi. Sehingga tidak dapat dicampuradukkan dalam penjelasannya, namun keduanya bertujuan untuk menyukseskan perhelatan MotoGP Mandalika," kata Guswanto.
(abd)
Lihat Juga :