PPP: Alasan Penundaan Pemilu Gampang Dipatahkan
Minggu, 20 Maret 2022 - 23:16 WIB
loading...
A
A
A
“Kami meminta kpu ditekan lagi, dirasionalkan lagi, supaya bisa kita terima, dianggap rasional. Dan memang selalu itu yang jadi permasalahan,” lanjut dia.
Penanganan Covid 19, menjadi alasan lain yang juga digaungkan mereka yang sepakat ditundanya Pemilu. Alasan tersebut juga dinilai Baidowi tidak bisa dipertanggungjawabkan. “Kalau membebani, penanganan covid kan sudah sukses. Misal hari ini kita saksikan MotGp, itu kan lancar-lancar saja. Kekhawatiran, keborosan itu kan bisa dimentahkan,” papar dia.
Lebih jauh dijelaskan dia, sampai saat ini tiga lembaga telah menyepakati Pemilu tetap akan dihelat pada 2024 mendatang. “Kalau dari sisi DPR, DPR bersama pemerintah, KPU pemilu diselenggarakan 14 Februari 2024. Ini tripartit oleh KPU, Pemerintah, dan DPR. Kesepakatan itu tidak mundur,” jelas dia.
Lebih jauh dijelaskannya, Pemilu bisa saja diundur, ketika Presiden mengeluarkan Dekrit. Namun, dia ragu Presiden akan mengeluarkan hak itu. “Presiden mengeluarkan dekrit. Tapi apa mau presiden mengeluarkan dekrit saat kondisi seperti ini,” beber dia.
Penanganan Covid 19, menjadi alasan lain yang juga digaungkan mereka yang sepakat ditundanya Pemilu. Alasan tersebut juga dinilai Baidowi tidak bisa dipertanggungjawabkan. “Kalau membebani, penanganan covid kan sudah sukses. Misal hari ini kita saksikan MotGp, itu kan lancar-lancar saja. Kekhawatiran, keborosan itu kan bisa dimentahkan,” papar dia.
Lebih jauh dijelaskan dia, sampai saat ini tiga lembaga telah menyepakati Pemilu tetap akan dihelat pada 2024 mendatang. “Kalau dari sisi DPR, DPR bersama pemerintah, KPU pemilu diselenggarakan 14 Februari 2024. Ini tripartit oleh KPU, Pemerintah, dan DPR. Kesepakatan itu tidak mundur,” jelas dia.
Lebih jauh dijelaskannya, Pemilu bisa saja diundur, ketika Presiden mengeluarkan Dekrit. Namun, dia ragu Presiden akan mengeluarkan hak itu. “Presiden mengeluarkan dekrit. Tapi apa mau presiden mengeluarkan dekrit saat kondisi seperti ini,” beber dia.
(muh)
Lihat Juga :