Bambang Susantono: Pembangunan IKN Bakal Perhatikan ESG

Kamis, 17 Maret 2022 - 12:28 WIB
loading...
Bambang Susantono: Pembangunan...
Kepala Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Bambang Susantono memastikan, IKN nanti harus memperhatikan Environmental, Social, and Governance (ESG). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Bambang Susantono memastikan, IKN nanti harus memperhatikan Environmental, Social, and Governance (ESG). Hal itu sebagai upaya untuk membuka para investor datang ke ibu kota baru tersebut.

Bambang menegaskan, ESG kini menjadi perhatian serius kalangan investor. Mereka baru akan mau masuk, jika ESG itu sudah dilakukan di suatu tempat.

”Investor-investor besar sangat menekankan ESG. E environmental lingkungan hidup dan perubahan iklim, S itu tentang sosial, jadi tentang sosial ke masyarakat juga dilihat. Yang terpenting, terakhir adalah G, Goverment, tatakelola,” kata Bambang saat melakukan kunjungan ke Gedung kejagung, dikutip dari akun Youtube Kejaksaan RI, Kamis (17/3/2022).

Baca juga: Puan Minta Bambang-Dhony Bangun IKN dengan Cepat dan Berkeadilan

Dijelaskannya, untuk pembentukan IKN sebagai organisasi baru, nantinya akan dibentuk tim transisi. Dalam pelaksanaanya, akan melibatkan berbagai kalangan, termasuk dari Kejagung.

Baca juga: Softbank Mundur sebagai Investor IKN, PPP: Jadi PR Pertama Duet Bambang-Dhony

“Sedang digodog, dimatangkan. Pada akhirnya organisasi tersebut diharapkan dapat beroperasi. Kalau ketentuan undang-undang, kami diberikan waktu sampai akhir tahun. Tahun 2022 ini untuk membentuk organisasi IKN itu. Namun tentu kita akan berupaya lebih cepat. Jadi kita sampaikan dari awal ini, nanti akan ada tim transisi dan keterlibatan dari bapak-bapak (di jajaran Kejagung). Dari awal sudah terintegrasi,” lanjut dia.

Bambang mengatakan, ketika memperhatikan ESG, keberadaan IKN tersebut diharapkan bisa sesuai dengan yang diharapkan semua kalangan. “Harapan kita, membangun ibu kota negara sesuai dengan harapan dan juga rencana yang kita buat bersama,” tegas dia.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Fenomena Rupiah Melemah...
Fenomena Rupiah Melemah dan Dilema Impossible Trinity: Membaca Kepanikan Investor di Tengah Ketidakpastian Global
MK Tegaskan Jakarta...
MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara, Anies Baswedan Buka Suara
Ibu Kota Negara di Jakarta...
Ibu Kota Negara di Jakarta Konstitusional, Bagaimana Nasib IKN?
Kapolda Metro Jaya Dijabat...
Kapolda Metro Jaya Dijabat Komjen Pol, Pakar: Tugas dan Tantangannya Sangat Kompleks
Putusan MK soal Jakarta...
Putusan MK soal Jakarta Tetap Ibu Kota, Komisi II DPR Sebut Tak Perlu Dorong Prabowo Terbitkan Keppres IKN
Menakar Efek di Balik...
Menakar Efek di Balik Isu Pergantian Menkeu, Awas! Ganggu Kepercayaan Publik dan Investor
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
Buka BRImo, Langsung...
Buka BRImo, Langsung Jadi Investor Syariah bareng Syailendra Capital!
Rekomendasi
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
Kondisi Haji Bolot Mulai...
Kondisi Haji Bolot Mulai Membaik, Sudah Tak Keluhkan Sesak Napas
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Berita Terkini
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Tarian Tradisional Sambut...
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Halim
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Presiden Jerman Steinmeier...
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Indonesia, Berikut Agenda Lengkapnya
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
Infografis
Atasi Tawuran, Pemprov...
Atasi Tawuran, Pemprov Jakarta Bakal Buka 500.000 Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved