KPK Panggil Ketua DPRD Buru Selatan Terkait Korupsi Proyek Jalan
Kamis, 17 Maret 2022 - 11:16 WIB
loading...
Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, KPK memanggil Ketua DPRD Buru Selatan untuk dimintai keterangan terkait korupsi proyek jalan. Foto/SIINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) mengagendakan pemeriksaan terhadap Ketua DPRD Kabupaten Buru Selatan, Muhajir Bahta, hari ini. Politikus Nasdem tersebut dipanggil untuk diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi.
Muhajir bakal dimintai keterangannya terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan dalam kota Namrole pada 2015 dengan tersangka mantan Bupati Buru Selatan, Tagop Sudarsono Soulisa (TSS). Muhajir bakal diperiksa bersama sembilan saksi lainnya.
Sembilan saksi lainnya itu yakni, Wakil Ketua DPRD Buru Selatan Fraksi Golkar, Jamatia Booy; anggota DPRD, Bernardus Wamese; Panitia Pokja Lelang Umum, Daniel Saleky; mantan Bendahara Setda, Samsul Bahri Sampulawa; Inspektur pada Inspektorat Kabupaten Buru Selatan, Ismid Thio.
Baca juga: KPK Geledah Rumah Pribadi Mantan Bupati Buru Selatan
Kemudian, Kasubag Perencana dan Keuangan pada Inspektorat Kabupaten Buru Selatan, Japar; mantan PPK pada Dinas Kesehatan Buru Selatan, Thomas Marulessy; Bendahara Setda Buru Selatan, Aisya Ida; serta PNS Semuel R Teslatu.
Muhajir bakal dimintai keterangannya terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan dalam kota Namrole pada 2015 dengan tersangka mantan Bupati Buru Selatan, Tagop Sudarsono Soulisa (TSS). Muhajir bakal diperiksa bersama sembilan saksi lainnya.
Sembilan saksi lainnya itu yakni, Wakil Ketua DPRD Buru Selatan Fraksi Golkar, Jamatia Booy; anggota DPRD, Bernardus Wamese; Panitia Pokja Lelang Umum, Daniel Saleky; mantan Bendahara Setda, Samsul Bahri Sampulawa; Inspektur pada Inspektorat Kabupaten Buru Selatan, Ismid Thio.
Baca juga: KPK Geledah Rumah Pribadi Mantan Bupati Buru Selatan
Kemudian, Kasubag Perencana dan Keuangan pada Inspektorat Kabupaten Buru Selatan, Japar; mantan PPK pada Dinas Kesehatan Buru Selatan, Thomas Marulessy; Bendahara Setda Buru Selatan, Aisya Ida; serta PNS Semuel R Teslatu.
Lihat Juga :