Logo Halal Baru Jadi Polemik, DPR: Memang Harus Dijelaskan

Rabu, 16 Maret 2022 - 17:42 WIB
loading...
Logo Halal Baru Jadi...
Logo halal yang baru diluncurkan BPJPH Kemenag menuai polemik. Foto/Kemenag
A A A
JAKARTA - Komisi VIII DPR meminta Badan Pengelola Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama ( Kemenag ) menjelaskan logo halal yang baru. Diketahui, logo halal yang baru diluncurkan BPJPH Kemenag menuai polemik.

"Kalau saya sedikit tahu jenis-jenis huruf Arab, saya melihat logo tersebut sudah mengandung makna halal. Walaupun memang harus dijelaskan bahwa itu memang huruf jenis kufi. Jadi kalau kita lihat dalam huruf Arab ada nasa, ada kufi, dan lain-lain," kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR Fraksi Golkar Ace Hasan Syadzily di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/3/2022).

Sosialisasi tentang perubahan logo halal yang baru itu dinilai perlu dilakukan Kemenag. "Soal logo halal sebetulnya sebagai konsekuensi dari amanat UU Produk Halal. Saat ini yang mengeluarkan sertifikasi adalah BPJPH di bawah Kementerian Agama," tuturnya.

Baca juga: DPR Pertanyakan Urgensi Perubahan Logo Halal



Ia menuturkan meskipun sertifikasi dilakukan oleh BPJPH Kemenag, tetapi fatwa halal tetap dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). "Jadi MUI yang mengeluarkan fatwa halal, diserahkan kepada BPJPH untuk dikeluarkan sertifikatnya. Jadi tetap MUI dilibatkan dalam proses itu," imbuhnya.

Di dalam UU Produk Halal, Ace menjelaskan yang menerbitkan logo itu adalah BPJPH. “Di situ sudah ditulis kata halal. Jadi polemik tentang logo halal clear karena substansi dari logo tersebut mengandung kata halal, dan saya kira Kementerian Agama melalui BPJPH bisa menyosialisasikan terkait logo halal," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Haaland...
Piala Dunia 2026: Haaland Ngamuk, Norwegia Ungguli Irak di Babak Pertama
Gol Messi Bawa Argentina...
Gol Messi Bawa Argentina Unggul atas Aljazair di Babak Pertama
Lalin di Kawasan Patung...
Lalin di Kawasan Patung Kuda Ramai Lancar Jelang Aksi Massa
Berita Terkini
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo Ardianto
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved