Kloter Pertama Jemaah Haji Berangkat ke Tanah Suci, BPKH Komitmen Tingkatkan Pelayanan
Sabtu, 03 Mei 2025 - 06:19 WIB
loading...
BPKH terus berupaya meningkatkan pelayanan haji 2025 dengan menyediakan makanan siap saji dan pasokan bumbu Nusantara. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kloter pertama jemaah haji 1446 Hijriah atau 2025 telah diberangkatkan, pada Kamis, 1 Mei 2025. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) terus berupaya meningkatkan pelayanan dengan menyediakan makanan siap saji untuk jemaah.
Kepala BPKH Fadlul Imansyah, mengungkapkan sejumlah terobosan baru yang dilakukan oleh BPKH melalui anak perusahaannya, BPKH Limited untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi Jemaah Haji Indonesia pada musim haji 2025.
Terobosan tersebut mencakup peningkatan pasokan bumbu untuk katering, akomodasi hotel di Mekah dan Madinah, serta penyediaan makanan siap saji. Peningkatan pasokan bumbu Nusantara untuk catering haji.
Baca juga: Senyum Bahagia Jemaah Haji Indonesia Kloter JKG -01 Tiba di Madinah
Salah satu langkah penting yang diambil oleh BPKH adalah peningkatan pasokan bumbu Nusantara untuk dapur-dapur katering yang melayani jemaah haji Indonesia. Tahun lalu, pasokan bumbu yang disediakan hanya sebanyak 76 ton, namun pada musim haji 2025, jumlah pasokan meningkat pesat menjadi 475 ton.
Kepala BPKH Fadlul Imansyah, mengungkapkan sejumlah terobosan baru yang dilakukan oleh BPKH melalui anak perusahaannya, BPKH Limited untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi Jemaah Haji Indonesia pada musim haji 2025.
Terobosan tersebut mencakup peningkatan pasokan bumbu untuk katering, akomodasi hotel di Mekah dan Madinah, serta penyediaan makanan siap saji. Peningkatan pasokan bumbu Nusantara untuk catering haji.
Baca juga: Senyum Bahagia Jemaah Haji Indonesia Kloter JKG -01 Tiba di Madinah
Salah satu langkah penting yang diambil oleh BPKH adalah peningkatan pasokan bumbu Nusantara untuk dapur-dapur katering yang melayani jemaah haji Indonesia. Tahun lalu, pasokan bumbu yang disediakan hanya sebanyak 76 ton, namun pada musim haji 2025, jumlah pasokan meningkat pesat menjadi 475 ton.
Lihat Juga :