Komnas HAM Usut Ada atau Tidak Pelanggaran dalam Kasus Penembakan Dokter Sunardi
Rabu, 16 Maret 2022 - 03:00 WIB
loading...
Kabag Bantuan Operasi Densus 88 Kombes Pol Aswin Siregar (kanan) sedang memberikan penjelasan di Komnas HAM. Foto/ Komnas HAM
A
A
A
JAKARTA - Komnas HAM akan mendalami terkait ada atau tidaknya pelanggaran HAM dalam proses penggerebekan yang dilakukan Densus 88 Antiteror Polri terhadap dokter Sunardi beberapa waktu lalu. Sunardi merupakan tersangka kasus dugaan terorisme yang ditembak mati di Sukoharjo, Jawa Tengah.
"Apakah di peristiwa itu ada potensi pelanggaran HAM? Kami akan dalami" ujar Komisioner Komnas HAM Choirul Anam dalam konferensi pers, Selasa 15 Maret 2022. Baca juga: Penjelasan Densus 88 Terkait Ditembaknya Dokter Sunardi
Lebih jauh dituturkan Anam, Komnas HAM mengapresiasi pihak Densus 88 yang telah bersikap terbuka ihwal kejadian ini. Menurut dia, hal itu bisa dibuktikan dari dipertontonkannya video CCTV jalannya pengejaran hingga penembakan.
"Saya kira dengan keterbukaan seperti itu, sampai ditunjukan video saya kira moralitas yang sangat baik. Untuk mengukur apakah ada pelanggaran HAM atau tidak," tuturnya.
"Apakah di peristiwa itu ada potensi pelanggaran HAM? Kami akan dalami" ujar Komisioner Komnas HAM Choirul Anam dalam konferensi pers, Selasa 15 Maret 2022. Baca juga: Penjelasan Densus 88 Terkait Ditembaknya Dokter Sunardi
Lebih jauh dituturkan Anam, Komnas HAM mengapresiasi pihak Densus 88 yang telah bersikap terbuka ihwal kejadian ini. Menurut dia, hal itu bisa dibuktikan dari dipertontonkannya video CCTV jalannya pengejaran hingga penembakan.
"Saya kira dengan keterbukaan seperti itu, sampai ditunjukan video saya kira moralitas yang sangat baik. Untuk mengukur apakah ada pelanggaran HAM atau tidak," tuturnya.
Lihat Juga :