LGP Nilai Pernyataan Luhut Soal Big Data Rugikan Presiden Jokowi
Selasa, 15 Maret 2022 - 20:46 WIB
loading...
A
A
A
"Nampaknya, koalisi ini sulit terwujud dalam waktu dekat karena kepentingan kadernya di kabinet Jokowi dan gerbong partainya terlanjur tertarik magnet Mas Ganjar Pranowo," ujarnya.
Dalam situasi seperti ini, lanjut Mochtar, partai-partai akan berpikir bagaimana caranya terhindar dari parliamentary threshold 4%. "Jalan satu-satunya adalah partai yang lebih awal bergabung dengan koalisi PDI Perjuangan berpotensi selamat dari parliamentary threshold," katanya.
Ia melanjutkan, beberapa ketua umum partai yang lemah elektabilitasnya memaksakan diri untuk maju, akan berdampak pada elektabilitas partainya dan terancam tidak lolos parliamentary threshold 4%.
Baca juga: Puan Lawan Klaim Luhut soal Penundaan Pemilu 2024: Kami Punya Big Data Sendiri
Membaca data hasil survei SMRC 8-10 Februari 2022 yang dirilis 28 Februari 2022 dengan margin error 2,8%, partisipasi pemilih terpotret lewat survei SMRC 79,9%, yang ragu-ragu atau belum menentukan pilihan atau tidak berpartisipasi 20,1%.
Dalam situasi seperti ini, lanjut Mochtar, partai-partai akan berpikir bagaimana caranya terhindar dari parliamentary threshold 4%. "Jalan satu-satunya adalah partai yang lebih awal bergabung dengan koalisi PDI Perjuangan berpotensi selamat dari parliamentary threshold," katanya.
Ia melanjutkan, beberapa ketua umum partai yang lemah elektabilitasnya memaksakan diri untuk maju, akan berdampak pada elektabilitas partainya dan terancam tidak lolos parliamentary threshold 4%.
Baca juga: Puan Lawan Klaim Luhut soal Penundaan Pemilu 2024: Kami Punya Big Data Sendiri
Membaca data hasil survei SMRC 8-10 Februari 2022 yang dirilis 28 Februari 2022 dengan margin error 2,8%, partisipasi pemilih terpotret lewat survei SMRC 79,9%, yang ragu-ragu atau belum menentukan pilihan atau tidak berpartisipasi 20,1%.
Lihat Juga :