50 Pondok Pesantren Jadi Posko Pencegahan Covid-19

Jum'at, 24 April 2020 - 12:19 WIB
loading...
50 Pondok Pesantren...
Penyemprotan disinfektan untuk mencegah penyebaran virus Corona di pondok pesantren. Foto/kemenag.go.id
A A A
JAKARTA - Sebanyak 50 pondok pesantren menjadi posko Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kementerian Agama (Kemenag). Puluhan pondok pesantren (ponpes) itu berada di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek).

"Untuk Jabodetabek, gugus tugas pesantren ini diharapkan dapat menjadi benteng pertahanan pesantren secara mandiri," tutur Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Imam Safei di Ciputat, Jakarta, Kamis 23 April 2020 dikutip dari kemenag.go.id.

Ponpes Annahdlah, Pamulang, Tangerang Selatan dan Ponpes Darus Sunnah, Ciputat, Tangerang Selatan menjadi dua pesantren terakhir yang tergabung dalam Gugus Tugas Covid 19 Kemenag. (Baca juga: Kabar Gembira, Layanan Akad Nikah di KUA Kembali Dibuka )

Pesantren yang masing-masing didirikan oleh Dr HM Asrorun Nian dan Imam Besar Masjid Istiqlal almarhum KH Ali Mustofa Yaqub itu mendapat penyemprotan menyeluruh dan alat-alat screening.

Alat-alat yang diserahkan kepada dua pesantren di Tangsel ini antara lain thermoscanner gun, cairan hand sanitizer, disinfektan, dan berbagai bahan mentah untuk diolah menjadi disinfektan secara mandiri.

Imam yang juga menjabat Pelaksana Tugas Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren ini menjelaskan saat ini terdapat 28.961 ponpes di Indonesia. Sebanyak 9.167 di antaranya di Jawa Barat. Di Ibu kota DKI Jakarta terdapat 106 pesantren.

"Saat ini kita baru menjangkau Jabodetabek karena daerah ini menjadi pusat sebaran Corona terbesar. Bila ini selesai, ke depan akan diteruskan ke daerah-daerah," kata Imam.

Dia menjelaskan, pemberdayaan pesantren penting untuk mencegah virus Corona berkembang di pesantren dengan penerapan kewaspadaan dalam bentuk yang tepat.

Imam menuturkan sejauh ini pesantren masih tergolong steril. Untuk itu, pertahanan diri diperlukan dengan cara menguasai prosedur pencegahan dan penangahannya.

"Ini penting dilakukan karena pandemi Corona terus meluas di Jabodetabek. Pesantren penting memiliki gugus tugas yang terkoordinasi dengan pemerintah," ujarnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Ditjen Pendidikan Islam Kemenag Sholla Taufiq mengungkapkan, sebagai lembaga pendidikan berasrama, pesantren merupakan salah satu titik rawan penularan Covid-19. Hal ini menjadi perhatian Kementerian Agama.

Kebijakan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada pesantren. "Bila tidak diantisipasi sejak dini, hal ini akan memicu naiknya angka penderita Covid-19," ucapnya.

Saat ini menurut Sholla, sebagian besar pesantren telah meliburkan santrinya hingga awal Juni mendatang. "Yang perlu diantisipasi, pada saat masuk nanti, ribuan orang dari berbagai daerah akan berkumpul di pondok dan tentu saja akan terjadi kontak intensif," tuturnya.

Oleh karena itu, protokol dan mitigasi Covid-19 penting dikuasai pengelola pondok pesantren agar lingkungan pondok tidak menjadi sarang penularan virus korona.

"Ini salah satu materi yang diberikan oleh gugus tugas khususnya kepada 50 ponpes yang menjadi posko," tuturnya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Rekomendasi
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Pramono Tegaskan Tak...
Pramono Tegaskan Tak Ada Aturan Baru Ganjil Genap
Larissa Chou Gugat Cerai...
Larissa Chou Gugat Cerai Ikram Rosadi, Akhiri Pernikahan yang Dibina Sejak 2023
Berita Terkini
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Jokowi Pakai Baju dan...
Jokowi Pakai Baju dan Topi Logo PSI Mulai Blusukan ke Lampung
Guru Besar UMJ: Program...
Guru Besar UMJ: Program MBG Jangan Dihentikan, tapi Dibenahi dan Diprioritaskan ke kelompok Rentan
Mutasi Polri Terbaru!...
Mutasi Polri Terbaru! 1.121 Personel Digeser, Ada Kapolda hingga Wakapolda
Breaking News! Razman...
Breaking News! Razman Arif Nasution Dijebloskan di Lapas Cipinang!
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved