Paus Fransiskus dan Keberagaman Indonesia

Jum'at, 11 Maret 2022 - 16:39 WIB
loading...
A A A
Saya teringat pada disertasi kolega saya, Paulus Tasik Galle’, yang baru dipertahankan dalam ujian promosi Doktor 2 Februari 2022 di Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan judul Konstruksi Pemikiran Hans Kung tentang Dialog Katolik dengan Islam dan Relevansinya untuk Konteks Indonesia. Disertasi Paulus menyimpulkan bahwa pendekatan otokritik beragama Hans Kung membuka pintu dialog Katolik (Barat) dengan Islam yang lebih adil, seimbang dan bijaksana. Titik perjumpaan Katolik dengan Islam ditemukan pada dimensi keberagamaan dan etik global dengan perspektif dan horizon yang sama.

Bagi Kung, dialog menjadi pijakan paling penting melampaui presisi akademik dan teologi. Dalam dialog, suasana yang terbangun adalah keterbukaan. Sementara anggapan terhadap yang berbeda diletakkan dalam balutan penghormatan. Yang dibutuhkan adalah kerelaan diri untuk menanggalkan egoisme klaim kebenaran ajaran agama masing-masing. Perbedaan agama tidak harus disikapi dengan kucuran darah dalam derita konflik berkepanjangan. Tesis Hans Kung masih sangat relevan untuk dijadikan patokan, bahwa tidak akan ada perdamaian antarbangsa, tanpa perdamaian antaragama, dan tidak akan tercipta perdamaian antaragama, tanpa dialog antaragama.

Mengamini Hans Kung, Jocelyn Maclure dan Charles Taylor dalam Secularism and Freedom of Conscience (2011) juga menekankan pentingnya komponen komitmen yang memberi makna (meaning giving commitment) pada kerukunan. Prasyarat untuk dapat mengokohkan kerukunan harus ditopang oleh pemikiran yang jernih (cogency), keseriusan (seriousness), dan keutuhan (cohesion).

Kejernihan berfikir menjadi bintang pemandu untuk sama-sama menundukkan pikiran dalam usaha kolektif memanusiakan manusia sebagai bagian dari pengamalan cara beragama. Hal ini membutuhkan keseriusan, yang salah satunya dapat diwujudkan dengan dialog sebagai pelempang jalan tumbuhnya perdamaian. Sebagai tamsil, dialog lintas agama dapat menjadi jalinan perdamaian dunia, yang dapat dimulai dari perdamaian agama-agama melalui pintu dialog.

Selain itu, keutuhan juga dapat menjadi pijakan dasar bahwa seruan untuk hidup dalam balutan kasih sayang antar sesama menjadi keniscayaan di tengah realitas multikulrural. Dibutuhkan suara dan ikhtiar kolektif untuk menyapa kemanusiaan dalam membangun masyarakat yang harmonis, rukun, damai, dan toleran, melalui jalinan hubungan antar agama, antar tokoh agama, dan antar pemeluk agama.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Madam Halimah Yacob...
Madam Halimah Yacob Membuka Harmony in Diversity Award Perdana di Jakarta
Gus Yaqut Segera Disidang...
Gus Yaqut Segera Disidang terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
Jelang Pelimpahan Berkas,...
Jelang Pelimpahan Berkas, Gus Yaqut: Semoga Kebenaran Terungkap
KPK Berharap Tindakan...
KPK Berharap Tindakan Medis terhadap Gus Yaqut Segera Dilakukan
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
Penghargaan Regional...
Penghargaan Regional Dorong Penguatan Dialog, Kepercayaan, dan Kepemimpinan di Asia Tenggara
Kader PMII dan KOPRI...
Kader PMII dan KOPRI Pandeglang Istigasah Doakan Gus Yaqut
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Gus Yaqut, Ahli Hukum Sebut Pimpinan KPK Tak Punya Kewenangan Tentukan Tersangka
Rekomendasi
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
Ketika Salah Kiblat,...
Ketika Salah Kiblat, Salatnya Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Dalilnya
Dimas Aditya Syok Temui...
Dimas Aditya Syok Temui Langsung Orang Dipasung saat Syuting Juminten Edan
Berita Terkini
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Usai Diperiksa Kejagung...
Usai Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Dedi Mulyadi Menilai Keputusan Hakim Sudah Tepat
Pelimpahan Berkas Perkara...
Pelimpahan Berkas Perkara Febrie Dinilai Tindakan Rasional
Ramalan Juni Indonesia...
Ramalan Juni Indonesia Kolaps, Prabowo: Ini Udah Juli!
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved