Sekjen MUI Sebut RUU HIP Bahayakan Masa Depan Eksistensi Negara
Selasa, 16 Juni 2020 - 07:53 WIB
loading...
A
A
A
(Baca: RUU HIP, DPR dan Pemerintah Harus Jelaskan Sila Ketuhanan yang Berkebudayaan)
Oleh karena itu pula, Anwar menilai memeras Pancasila menjadi trisila dan eka sila adalah merupakan pengkhianatan terhadap bangsa dan negara, karena pancasila yang terdiri dari 5 sila tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisah-pisah dan urutannya pun juga tidak boleh diubah-ubah.
Baginya, memeras dan mengubah Pancasila jelas-jelas perbuatan yang tidak bertanggung jawab. Anwar menegaskan bahwa Indonesia sampai hari ini masih bersatu karena semua masih konsekuen untuk menghormati dan menjunjung tinggi kesepakatan sebagai bangsa untuk menjadikan pancasila sebagai staat fundamental norm.
"Upaya mengubahnya dengan berbagai cara menjadi trisila dan ekasila jelas sangat-sangat berbahaya bagi eksistensi bangsa ini kedepannya," katanya.
Karena, sambung dia, yang namanya trisila dan ekasila itu adalah jelas-jelas bukan Pancasila, karena pancasila itu silanya ada Anwar menerangkan, jika pancasila diperas menjadi tiga atau satu, namanya jelas bukan lagi pancasila yang sudah pernah di sepakati dulu pada tanggal 18 agustus 1945. Dan, bila itu benar-benar dipaksakan, akan sangat banyak orang yang menganggap bahwa mereka tidak perlu lagi mengikatkan diri dan merasa wajib untuk tunduk dan patuh kepada kehidupan bernegara.
"Untuk itu saya menghimbau kepada para anggota DPR dan Pemerintah agar berhati-hati dalam membahas RUU HIP ini karena salah-salah, negeri ini bisa menjadi porak poranda karena kesalahan dan kegegabahan kita sendiri karena memeras pancasila menjadi trisila dan ekasila," pungkasnya.
Oleh karena itu pula, Anwar menilai memeras Pancasila menjadi trisila dan eka sila adalah merupakan pengkhianatan terhadap bangsa dan negara, karena pancasila yang terdiri dari 5 sila tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisah-pisah dan urutannya pun juga tidak boleh diubah-ubah.
Baginya, memeras dan mengubah Pancasila jelas-jelas perbuatan yang tidak bertanggung jawab. Anwar menegaskan bahwa Indonesia sampai hari ini masih bersatu karena semua masih konsekuen untuk menghormati dan menjunjung tinggi kesepakatan sebagai bangsa untuk menjadikan pancasila sebagai staat fundamental norm.
"Upaya mengubahnya dengan berbagai cara menjadi trisila dan ekasila jelas sangat-sangat berbahaya bagi eksistensi bangsa ini kedepannya," katanya.
Karena, sambung dia, yang namanya trisila dan ekasila itu adalah jelas-jelas bukan Pancasila, karena pancasila itu silanya ada Anwar menerangkan, jika pancasila diperas menjadi tiga atau satu, namanya jelas bukan lagi pancasila yang sudah pernah di sepakati dulu pada tanggal 18 agustus 1945. Dan, bila itu benar-benar dipaksakan, akan sangat banyak orang yang menganggap bahwa mereka tidak perlu lagi mengikatkan diri dan merasa wajib untuk tunduk dan patuh kepada kehidupan bernegara.
"Untuk itu saya menghimbau kepada para anggota DPR dan Pemerintah agar berhati-hati dalam membahas RUU HIP ini karena salah-salah, negeri ini bisa menjadi porak poranda karena kesalahan dan kegegabahan kita sendiri karena memeras pancasila menjadi trisila dan ekasila," pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :