Ungkap Penyelundupan Narkoba, Satgasus Merah Putih Layak Diapresiasi
Selasa, 16 Juni 2020 - 06:06 WIB
loading...
A
A
A
“Kinerja Satgasus Merah Putih luar biasa dan banyak diapresiasi masyarakat. Satgasus telah menyelamatkan jutaan masyarakat Indonesia dari bahaya narkoba, sangat pantas diapresiasi. Publik banyak menyampaikan terima kasih kepada Bareskrim Polri,” tukas Edi.
Dalam kesempatan yang sama dia membeberkan kendala terbesar dalam pemberantasan narkoba, khususnya mencegah terjadinya penyelundupan adalah banyaknya pelabuhan-pelabuhan tikus yang tersebar di nusantara. “Bisa dibayangkan, seperti Anyer itu bagamaina cara menjaga pantai? Biasanya jaringan seperti itu transaksi di tengah laut kemudian ada kapal kecil yang mengantar ke pinggir,” kata Edi. (Baca juga: Satgasus Polri Diminta Tangkap Otak Sindikat Penyelundupan Sabu Iran)
Persoalan lainnya disebutkanya adalah masih belum maksimalnya pengawasan di dalam Lapas ataupun Rutan. Faktanya masih banyak ditemukan penggunaan telepon genggam di dalam Lapas ataupun Rutan. “Kalau masih seperti ini, masih leluasa penghuni lapas, masih ada kolusi di antara petugas penjara termasuk di dalam memberikan fasilitas penggunaan HP. Ini akan sulit karena semua dilakukan menggunakan komunikasi, artinya harus ada, visi, misi, komitmen yang sama semua pihak agar ini betul-betul bisa diberantas habis,” pesan Edi.
Dalam kesempatan yang sama dia membeberkan kendala terbesar dalam pemberantasan narkoba, khususnya mencegah terjadinya penyelundupan adalah banyaknya pelabuhan-pelabuhan tikus yang tersebar di nusantara. “Bisa dibayangkan, seperti Anyer itu bagamaina cara menjaga pantai? Biasanya jaringan seperti itu transaksi di tengah laut kemudian ada kapal kecil yang mengantar ke pinggir,” kata Edi. (Baca juga: Satgasus Polri Diminta Tangkap Otak Sindikat Penyelundupan Sabu Iran)
Persoalan lainnya disebutkanya adalah masih belum maksimalnya pengawasan di dalam Lapas ataupun Rutan. Faktanya masih banyak ditemukan penggunaan telepon genggam di dalam Lapas ataupun Rutan. “Kalau masih seperti ini, masih leluasa penghuni lapas, masih ada kolusi di antara petugas penjara termasuk di dalam memberikan fasilitas penggunaan HP. Ini akan sulit karena semua dilakukan menggunakan komunikasi, artinya harus ada, visi, misi, komitmen yang sama semua pihak agar ini betul-betul bisa diberantas habis,” pesan Edi.
(cip)
Lihat Juga :