Gedung Avian Flu Bakal Digunakan untuk Kembangkan Vaksin Corona
Senin, 15 Juni 2020 - 21:09 WIB
loading...
A
A
A
Muhadjir meminta agar Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kemenkes, dan juga Bio Farma segera membentuk tim untuk membahas mekanisme sementara yang akan digunakan dalam rangka percepatan pemanfaatan gedung untuk pengembangan COVID-19.
"Terkait peralatan pun dalam minggu ini saya mohon ada tim untuk mengecek langsung dari Bio Farma, Kemenristek, dan Unair yang memiliki kaitan dengan jenis-jenis riset yang mau ditangani di gedung yang ada di Bio Farma itu," katanya.(Baca juga: Kembangkan Vaksin, Pemerintah Bentuk Tim Percepatan Vaksin Covid-19 )
Berdasarkan keterangan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu Isa Rachmatarwata, skema paling ideal untuk proses pengalihan gedung laboratorium avian flu dari Kemenkes kepada Bio Farma ialah menggunakan skema penyertaan modal negara dalam bentuk aset. Hanya, lantaran skema tersebut membutuhkan waktu relafif lama, maka Menko PMK menginstruksikan agar tim dapat menindaklanjuti skema alternatif melalui dua pendekatan.
"Pendekatan pertama yang bisa dipakai yaitu skema kerja sama operasional artinya fungsi Kemenkes dijalankan oleh Bio Farma. Lalu yang kedua, skema kerja sama pemanfaatan aset di mana aset Kemenkes yang dimaksud dilaksanakan oleh Bio Farma untuk pemanfaatan yang lebih baik," kata Muhadjir.
"Terkait peralatan pun dalam minggu ini saya mohon ada tim untuk mengecek langsung dari Bio Farma, Kemenristek, dan Unair yang memiliki kaitan dengan jenis-jenis riset yang mau ditangani di gedung yang ada di Bio Farma itu," katanya.(Baca juga: Kembangkan Vaksin, Pemerintah Bentuk Tim Percepatan Vaksin Covid-19 )
Berdasarkan keterangan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu Isa Rachmatarwata, skema paling ideal untuk proses pengalihan gedung laboratorium avian flu dari Kemenkes kepada Bio Farma ialah menggunakan skema penyertaan modal negara dalam bentuk aset. Hanya, lantaran skema tersebut membutuhkan waktu relafif lama, maka Menko PMK menginstruksikan agar tim dapat menindaklanjuti skema alternatif melalui dua pendekatan.
"Pendekatan pertama yang bisa dipakai yaitu skema kerja sama operasional artinya fungsi Kemenkes dijalankan oleh Bio Farma. Lalu yang kedua, skema kerja sama pemanfaatan aset di mana aset Kemenkes yang dimaksud dilaksanakan oleh Bio Farma untuk pemanfaatan yang lebih baik," kata Muhadjir.
(abd)
Lihat Juga :