Universitas Trilogi Tangkal Paham Radikalisme dengan Nilai Pancasila
Selasa, 08 Maret 2022 - 14:51 WIB
loading...
A
A
A
Pangdam Jaya Mayjen TNI Budiharto saat menjadi keynote speech mengapresiasi Universitas Trilogi dalam menyelenggarakan webinar tersebut. Menurutnya, seluruh civitas akademika perlu waspada dan mendeteksi masuk paham radikalisme. Untuk itu, salah satu upaya untuk mencegah tersebar paham radikalisme adalah sosialisasi nilai-nilai konsensus dasar kebangsaan, Pancasila, UUD 45, bhinneka tunggal Ika, Kesatuan NKRI.
"Salah satu upaya yang bisa dilakukan dalam menangkal paham radikalisme adalah melalui pendidikan moderasi agama. Mewujudkan Islam Rahmatan Lil Al-alamin, menjaga tempat ibadah dari penyebar paham radikal, pembinaan bela negara dan lainnya. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa," katanya.
Baca juga: Intoleransi dan Radikalisme Ganggu Stabilitas Negara
Hal senada diungkapkan Koordinator Stafsus Kementerian Agama Adung Abdul Rahman. Menurutnya, paham radikalisme tidak selalu dari agama. Pasalnya, dalam agama mengajarkan cinta damai dan kasih sayang. Untuk itu, moderasi beragama diyakini sebagai upaya menangkal paham radikalisme.
"Moderasi beragama adalah cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama. Dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama yang melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan umum. Berlandaskan prinsip adil, berimbang, dan menaati konstitusi sebagai kesepakatan berbangsa," katanya.
Ia menyebutkan indikator moderasi beragama di antaranya komitmen kebangsaan, toleransi, antikekerasan dan penerimaan tradisi budaya lokal. Dirinya mengatakan, upaya menangkal paham radikalisme melalui beragam strategi. Antara lain penguatan cara pandang moderasi agama, harmoni dalam kehidupan, penyelarasan moderasi agama.
"Salah satu upaya yang bisa dilakukan dalam menangkal paham radikalisme adalah melalui pendidikan moderasi agama. Mewujudkan Islam Rahmatan Lil Al-alamin, menjaga tempat ibadah dari penyebar paham radikal, pembinaan bela negara dan lainnya. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa," katanya.
Baca juga: Intoleransi dan Radikalisme Ganggu Stabilitas Negara
Hal senada diungkapkan Koordinator Stafsus Kementerian Agama Adung Abdul Rahman. Menurutnya, paham radikalisme tidak selalu dari agama. Pasalnya, dalam agama mengajarkan cinta damai dan kasih sayang. Untuk itu, moderasi beragama diyakini sebagai upaya menangkal paham radikalisme.
"Moderasi beragama adalah cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama. Dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama yang melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan umum. Berlandaskan prinsip adil, berimbang, dan menaati konstitusi sebagai kesepakatan berbangsa," katanya.
Ia menyebutkan indikator moderasi beragama di antaranya komitmen kebangsaan, toleransi, antikekerasan dan penerimaan tradisi budaya lokal. Dirinya mengatakan, upaya menangkal paham radikalisme melalui beragam strategi. Antara lain penguatan cara pandang moderasi agama, harmoni dalam kehidupan, penyelarasan moderasi agama.
Lihat Juga :