MUI Berharap Indonesia Dapat Mengupayakan Perdamaian Rusia-Ukraina
Sabtu, 05 Maret 2022 - 22:46 WIB
loading...
Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Sudarnoto Abdul Hakim berharap agar pemerintah Indonesia dapat mengupayakan perdamaian antara Rusia dengan Ukraina. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Sudarnoto Abdul Hakim berharap agar pemerintah Indonesia dapat mengupayakan perdamaian antara Rusia dengan Ukraina.
Sebab menurutnya Indonesia berpeluang untuk meyakinkan Rusia agar menghentikan serangan terhadap Ukraina. Selain itu, mereka dapat duduk bersama untuk membahas dan melaksanakan langkah-langkah perdamaian.
"Kepada pemerintah RI, saya sangat berharap peran-peran yang lebih strategis dan taktis dalam ikut serta mengupayakan perdamaian Rusia-Ukraina," kata Sudarnoto dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (5/3/2022).
Baca juga: Sikapi Agresi Israel ke Palestina dan Rusia terhadap Ukraina, Fadli Zon: Barat Pakai Standar Ganda
Sudarnoto menilai, serangan militer yang dilakukan oleh Rusia terhadap Ukraina sudah sampai pada tingkat yang menghawatirkan dan telah memakan banyak korban jiwa tidak berdosa. Ditambah dengan kerusakan infra struktur juga terjadi semakin massif, sehingga kebutuhan pokok harian penduduk semakin sulit. "Semua ini mengancam kehidupan sosial, ekonomi, kesehatan dan juga keamanan," ujarnya.
Sebab menurutnya Indonesia berpeluang untuk meyakinkan Rusia agar menghentikan serangan terhadap Ukraina. Selain itu, mereka dapat duduk bersama untuk membahas dan melaksanakan langkah-langkah perdamaian.
"Kepada pemerintah RI, saya sangat berharap peran-peran yang lebih strategis dan taktis dalam ikut serta mengupayakan perdamaian Rusia-Ukraina," kata Sudarnoto dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (5/3/2022).
Baca juga: Sikapi Agresi Israel ke Palestina dan Rusia terhadap Ukraina, Fadli Zon: Barat Pakai Standar Ganda
Sudarnoto menilai, serangan militer yang dilakukan oleh Rusia terhadap Ukraina sudah sampai pada tingkat yang menghawatirkan dan telah memakan banyak korban jiwa tidak berdosa. Ditambah dengan kerusakan infra struktur juga terjadi semakin massif, sehingga kebutuhan pokok harian penduduk semakin sulit. "Semua ini mengancam kehidupan sosial, ekonomi, kesehatan dan juga keamanan," ujarnya.
Lihat Juga :