Waspadai Dampak Ekonomi Perang Rusia-Ukraina
Selasa, 01 Maret 2022 - 12:28 WIB
loading...
A
A
A
Konflik Rusia-Ukraina berpotensi melemahkan nilai tukar rupiah. Hal itu disebabkan ancaman dikeluarkannya Rusia dari sistem pembayaran global SWIFT sehingga berdampak pada penarikan dana Rusia.
Arus perdagangan Indonesia dengan kedua negara juga akan terganggu. Eskalasi yang memanas dapat menghambat ekspor Indonesia ke Rusia dan Ukraina. Melihat data Badan Pusat Statistik (BPS), perdagangan RI dengan Rusia cukup besar. Nilai ekspor Indonesia ke Rusia mencapai USD176,5 juta atau setara Rp2,52 triliun (kurs Rp14.300 per dolar AS) per Januari 2022. Angka itu tumbuh hingga 58,69% bila dibandingkan dengan nilai ekspor per Desember 2021 yang hanya USD111,2 juta.
Berbagai komoditas diperdagangkan Indonesia dengan Rusia, antara lain lemak dan minyak hewan, karet, hingga barang dari karet. Untuk lemak dan minyak hewan, nilainya mendominasi produk ekspor Tanah Air yang mencapai USD102,4 juta. Sementara karet dan barang dari karet berkontribusi sebesar USD11,1 juta.
Nilai ekspor Indonesia ke Rusia periode Januari 2022 juga jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan Januari 2021 yang naik 60,29%.
Di sisi lain ekspor Indonesia ke Ukraina pada Januari 2022 justru turun signifikan hingga 83,78% bila dibandingkan dengan Desember 2021. Tercatat, ekspor Indonesia ke Ukraina mencapai USD33,1 juta pada Desember 2021. Namun nilai ekspor pada Januari 2022 hanya USD5,4 juta.
Arus perdagangan Indonesia dengan kedua negara juga akan terganggu. Eskalasi yang memanas dapat menghambat ekspor Indonesia ke Rusia dan Ukraina. Melihat data Badan Pusat Statistik (BPS), perdagangan RI dengan Rusia cukup besar. Nilai ekspor Indonesia ke Rusia mencapai USD176,5 juta atau setara Rp2,52 triliun (kurs Rp14.300 per dolar AS) per Januari 2022. Angka itu tumbuh hingga 58,69% bila dibandingkan dengan nilai ekspor per Desember 2021 yang hanya USD111,2 juta.
Berbagai komoditas diperdagangkan Indonesia dengan Rusia, antara lain lemak dan minyak hewan, karet, hingga barang dari karet. Untuk lemak dan minyak hewan, nilainya mendominasi produk ekspor Tanah Air yang mencapai USD102,4 juta. Sementara karet dan barang dari karet berkontribusi sebesar USD11,1 juta.
Nilai ekspor Indonesia ke Rusia periode Januari 2022 juga jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan Januari 2021 yang naik 60,29%.
Di sisi lain ekspor Indonesia ke Ukraina pada Januari 2022 justru turun signifikan hingga 83,78% bila dibandingkan dengan Desember 2021. Tercatat, ekspor Indonesia ke Ukraina mencapai USD33,1 juta pada Desember 2021. Namun nilai ekspor pada Januari 2022 hanya USD5,4 juta.
Lihat Juga :