Arifin Panigoro, Perantau dan Pengusaha Hebat
Senin, 28 Februari 2022 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Arifin Panigoro, Mantan Instalatir Listrik yang Sukses Bangun Kerajaan Minyak
Hal kedua yang sangat penting adalah ketika Anies Baswedan menjadi Rektor Universitas Paramadina, satu lantai dari gedung Energi didedikasikan untuk Paramadina Graduate School (PGS). Universitas Paramadina kemudian boleh berbangga mempunyai kampus di SCBD, daerah yang sangat keren. Tentu semua civitas akademika Universitas Paramadina sangat berterima kasih atas kebaikan hatinya.
Teman Semua Golongan
Saya selalu ingat adalah rumah di Jalan Jenggala 1, yang menjadi rumah aktivis dan tempat berkumpul para aktivis, seniman dan orang-orang yang suka demokrasi dan pergerakan. Teman-teman dan tokoh-tokoh sering berkumpul di sini, seperti Heri Akhmadi, Komarudin Hidayat, Faisal Basri, Garin Nugroho, Eros Jarot, Sri Mulyani, ilmuwan Jepang Prof Takashi Shiraishi dan lebih banyak lagi yang tidak bisa disebut. Banyak sekali tokoh sudah tidak terhitung berkumpul cukup sering dan rutin di rumah yang asri tersebut. Bukan sekedar makan malam, tetapi berbincang politik dan keadaan negeri, yang sebenarnya merupakan kepedulian dan kecintaan Arifin Panigoro terhadap banga dan Tanah Air.
Di dalam politik saya menilai Arifin Panigoro adalah pendobrak dan tidak suka terhadap status quo. Masuk ke dalam politik sebagai anggota DPR 2004-2009 sebagai ketua fraksi PDIP, dimana saya juga menjadi Ketua Komisi VI DPR RI. Tetapi tidak puas dengan keadaan partai yang tidak berubah, korup dan penuh intrik, maka muncul ide untuk membentuk partai baru bersama kawan-kawan seperjuangannya, Laksama Sukardi, Sukowaluyo Mintohardjo, Noviantika Nasoetion, dkk. Tidak betah di satu tempat jika banyak masalah sebenarnya merupakan kritik dan aksi kongkret tidak suka terhadap apa yang dihadapinya.
Hal kedua yang sangat penting adalah ketika Anies Baswedan menjadi Rektor Universitas Paramadina, satu lantai dari gedung Energi didedikasikan untuk Paramadina Graduate School (PGS). Universitas Paramadina kemudian boleh berbangga mempunyai kampus di SCBD, daerah yang sangat keren. Tentu semua civitas akademika Universitas Paramadina sangat berterima kasih atas kebaikan hatinya.
Teman Semua Golongan
Saya selalu ingat adalah rumah di Jalan Jenggala 1, yang menjadi rumah aktivis dan tempat berkumpul para aktivis, seniman dan orang-orang yang suka demokrasi dan pergerakan. Teman-teman dan tokoh-tokoh sering berkumpul di sini, seperti Heri Akhmadi, Komarudin Hidayat, Faisal Basri, Garin Nugroho, Eros Jarot, Sri Mulyani, ilmuwan Jepang Prof Takashi Shiraishi dan lebih banyak lagi yang tidak bisa disebut. Banyak sekali tokoh sudah tidak terhitung berkumpul cukup sering dan rutin di rumah yang asri tersebut. Bukan sekedar makan malam, tetapi berbincang politik dan keadaan negeri, yang sebenarnya merupakan kepedulian dan kecintaan Arifin Panigoro terhadap banga dan Tanah Air.
Di dalam politik saya menilai Arifin Panigoro adalah pendobrak dan tidak suka terhadap status quo. Masuk ke dalam politik sebagai anggota DPR 2004-2009 sebagai ketua fraksi PDIP, dimana saya juga menjadi Ketua Komisi VI DPR RI. Tetapi tidak puas dengan keadaan partai yang tidak berubah, korup dan penuh intrik, maka muncul ide untuk membentuk partai baru bersama kawan-kawan seperjuangannya, Laksama Sukardi, Sukowaluyo Mintohardjo, Noviantika Nasoetion, dkk. Tidak betah di satu tempat jika banyak masalah sebenarnya merupakan kritik dan aksi kongkret tidak suka terhadap apa yang dihadapinya.
(abd)
Lihat Juga :