Usulan Penundaan Pemilu 2024, Pengamat Duga Ada yang Memerintahkan

Senin, 28 Februari 2022 - 19:32 WIB
loading...
A A A
Terakhir, Dosen Universitas Paramadina itu menduga ada pihak yang sengaja memerintahkan untuk memunculkan wacana penundaan pemilu. "Jadi menurut saya, enggak perlulah ditanggapi usulan ketua umum ini. Karena sayang, merusak demokrasi," ujarnya.

Menurut Hendri, wacana penundaan Pemilu 2024 juga sebagai salah satu upaya mengkudeta Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sebab, KPU telah menetapkan tanggal pelaksanaan pemilu pada 2024. "KPU sudah memutuskan 14 Februari 2024 (Pemilu), nah ini sekarang beberapa para pemimpin parpol nih berusaha untuk menggoyahkan itu," katanya.

Baca juga: Survei Medsos: Publik Lebih Butuh Minyak Goreng, Bukan Tunda Pemilu

Hendri mengapresiasi sejumlah partai politik yang hingga saat ini masih kukuh menolak penundaan Pemilu 2024. Menurutnya, penolakan pemilu ditunda sejalan dengan amanah konstitusi.

"Lagipula, para pemimpin partai politik yang ingin menunda pemilu ini harus menanggung akibatnya yang lebih parah. Jadi kalau mereka bisa mengajukan penundaan pemilu, tentu saja harus menghargai apabila ada rakyat yang mengusulkan pemilu dipercepat," kata Hendri.

"Dan harus sama perlakuannya, tidak boleh ada yang satu dianggap melanggar, kalau atas nama demokrasi. Jadi kalau ada usulan penundaan, harus dihargai juga bila ada usulan dipercepat pemilu," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Boni Hargens Apresiasi...
Boni Hargens Apresiasi Gagasan Resiprokalitas Kapolri
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Rekomendasi
BPJS Kesehatan Buka...
BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja PATT 2026, Pendidikan Minimal D3 Semua Jurusan
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Berita Terkini
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Anggota DPD RI Filep...
Anggota DPD RI Filep Desak Pembentukan Satgas Pencegahan Pungli di Kantor Imigrasi
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
Kementerian PPPA Perkuat...
Kementerian PPPA Perkuat Perlindungan Anak dari Ancaman Judol
Polri Tetapkan Founder...
Polri Tetapkan Founder PT DSI Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved