Tak Cukup Slogan, Perindo Bakal Intens Lakukan Aksi Sosial untuk Merebut Hati Rakyat

Selasa, 22 Februari 2022 - 19:59 WIB
loading...
Tak Cukup Slogan, Perindo...
Ketua DPP Partai Perindo Yusuf Lakaseng menyebut popularitas lewat pengenalan mars lagu saja tidak cukup untuk meningkatkan elektabilitas. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Yusuf Lakaseng menyebut popularitas lewat pengenalan mars lagu saja tidak cukup untuk meningkatkan elektabilitas. Oleh karena itu, lewat program kerja yang sudah diusung, Perindo siap untuk merebut hati masyarakat.

Hal itu menanggapi sejumlah faktor-faktor yang mampu mendongkrak elektabilitas Partai Perindo, salah satunya popularitas berdasarkan hasil temuan Litbang Kompas. Di mana, Perindo dianggap memiliki mars yang mampu memikat masyarakat untuk memilihnya.

"Ya mars itu memang tersosialisasi dengan baik ya. Mars itu menggambarkan cita dan ideologis yang dibangun dan diwujudkan ketika partai itu berkuasa. Nah saya kira, rakyat bisa menghafal itu, berarti rakyat menghafal apa yang akan dibangun oleh Perindo ketika mendapatkan kekuasaan. Itu sesuatu yang sangat menyenangkan dan membahagiakan buat kami," kata Yusuf dalam dialog MNC News, Selasa (22/2/2022).

Baca juga: Popularitas hingga Program Partai Jadi Faktor Elektabilitas Perindo Melejit

Kendati demikian, Yusuf bahwa pengenalan lewat mars atau slogan saja tidak cukup. Akan tetapi, yang paling penting itu bagaimana gagasan tersebut bisa dibuktikan dalam kerja-kerja nyata kepartaian. "Makin intens (melakukan) aksi sosial. Selain itu, perindo memanfaatkan media sosial, media mainstream untuk menyuarakan menyebarluaskan gagasan politik kesejahteraan yang selama ini dibangun oleh Perindo, karena itu yang dibutuhkan oleh rakyat," ujarnya.

Baca juga: Elektabilitas Melesat Samai PAN, Saingi Ketat PPP & Nasdem, Sekjen: Partai Perindo, Harapan Bangsa!
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Rekomendasi
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
Doa untuk Pemimpin Amanah...
Doa untuk Pemimpin Amanah dan Pemimpin yang Menyusahkan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved