Mengharukan, Jenderal Andika Luluskan Aulina Jadi Dokter TNI AD Meski Tak Penuhi Syarat
Senin, 21 Februari 2022 - 19:47 WIB
loading...
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa saat menggelar Sidang Pantukhir Penerimaan Calon PA PK TNI (Reguler) TA 2021. Foto/tangkapan layar
A
A
A
JAKARTA - Mimpi Rifqha Aulina menjadi dokter wanita di TNI Angkatan Darat (AD) akhirnya terwujud. Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memutuskan menerima Rifqha sebagai calon Perwira Prajurit Karier (PK) meski gagal memenuhi tiga syarat yang telah ditentukan.
Keputusan tersebut diambil Jenderal Andika saat menggelar Sidang Pantukhir Penerimaan Calon PA PK TNI (Reguler) TA 2021. Hal itu terungkap dalam tayangan video berdurasi 13 menit yang diunggah di kanal YouTube milik Panglima TNI.
”Harapan saya kalau diterima, pertama saya akan menjalani pendidikan dengan baik. Lalu kemudian saya ingin mengabdi jadi saya bisa ditempatkan di mana saja di seluruh Indonesia,” ucap Rifqha dikutip SINDOnews, Senin (21/2/2022).
Baca juga: Panglima TNI Luncurkan Military Computer Security Incident Response Team
Dalam sidang Pantukhir tersebut, Kapuskesad Mayjen TNI Purwo Setyanto, yang telibat dalam panitia seleksi meminta Panglima TNI mempertimbangkan calon dokter umum wanita Angkatan Darat yang merupakan lulusan Universitas Indonesia (UI) tersebut. Sebab, peserta nomor empat tersebut memiliki nilai psikologi dan akademis yang cukup bagus.
Keputusan tersebut diambil Jenderal Andika saat menggelar Sidang Pantukhir Penerimaan Calon PA PK TNI (Reguler) TA 2021. Hal itu terungkap dalam tayangan video berdurasi 13 menit yang diunggah di kanal YouTube milik Panglima TNI.
”Harapan saya kalau diterima, pertama saya akan menjalani pendidikan dengan baik. Lalu kemudian saya ingin mengabdi jadi saya bisa ditempatkan di mana saja di seluruh Indonesia,” ucap Rifqha dikutip SINDOnews, Senin (21/2/2022).
Baca juga: Panglima TNI Luncurkan Military Computer Security Incident Response Team
Dalam sidang Pantukhir tersebut, Kapuskesad Mayjen TNI Purwo Setyanto, yang telibat dalam panitia seleksi meminta Panglima TNI mempertimbangkan calon dokter umum wanita Angkatan Darat yang merupakan lulusan Universitas Indonesia (UI) tersebut. Sebab, peserta nomor empat tersebut memiliki nilai psikologi dan akademis yang cukup bagus.
Lihat Juga :