Di Ponpes Gus Miftah: Ustaz Khalid Basalamah Dijadikan Wayang, Dipukuli Prabu Baladewa
Senin, 21 Februari 2022 - 14:02 WIB
loading...
A
A
A
Begitu pandai iblis itu menyematkan imamah dan jubah dengan warna putih,
Seakan begitu suci tanpa noda, dengan menghitamkan yang lainnya.
Haruskan kuda lumping diganti dengan unta lumping,
Atau haruskah gamelan diganti dengan rebana,
Pohon kelapa diganti dengan pohon kurma,
Dan haruskan nama Nabi Sulaeman diganti karena mirip kata-kata Jawa.
Betapa luas iblis itu menghamparkan hijab dari kekerdilan otaknya
Hingga menutupi sinar matahari junjungan kita sebagai Nabi alam semesta bukan nabi orang Arab saja.
Haruskah wayang diganti tentang film-film tentang cerita agama produk asing,
Yang membiayai setiap jengkal pemberontakan atas nama agama?
Kamu siapa? Aku tahu jenggotmu panjang tapi belum tua,
Wajar tak tahu budaya, tak tahu tata krama,
Bagiku lebih nyaman pakai blankon dan ikat kepala dari taplak meja
Sebagai wujud kerendahan hati dan ketawadukan belaka
Karena jubah, imamah, dan jenggot panjang adalah penampilan bendoro atau raja
Sedang aku hanya hamba jelata, tak pantas dengan pakaian bendoro dan raja
Karena pintu surga ini hanya tersisa dan terbuka bagi yang rendah dan tawaduk hatinya.
Seakan begitu suci tanpa noda, dengan menghitamkan yang lainnya.
Haruskan kuda lumping diganti dengan unta lumping,
Atau haruskah gamelan diganti dengan rebana,
Pohon kelapa diganti dengan pohon kurma,
Dan haruskan nama Nabi Sulaeman diganti karena mirip kata-kata Jawa.
Betapa luas iblis itu menghamparkan hijab dari kekerdilan otaknya
Hingga menutupi sinar matahari junjungan kita sebagai Nabi alam semesta bukan nabi orang Arab saja.
Haruskah wayang diganti tentang film-film tentang cerita agama produk asing,
Yang membiayai setiap jengkal pemberontakan atas nama agama?
Kamu siapa? Aku tahu jenggotmu panjang tapi belum tua,
Wajar tak tahu budaya, tak tahu tata krama,
Bagiku lebih nyaman pakai blankon dan ikat kepala dari taplak meja
Sebagai wujud kerendahan hati dan ketawadukan belaka
Karena jubah, imamah, dan jenggot panjang adalah penampilan bendoro atau raja
Sedang aku hanya hamba jelata, tak pantas dengan pakaian bendoro dan raja
Karena pintu surga ini hanya tersisa dan terbuka bagi yang rendah dan tawaduk hatinya.
(abd)
Lihat Juga :