Syarat Utama Pembukaan Aktivitas, Penyebaran Covid-19 Harus Terkendali

Minggu, 14 Juni 2020 - 13:31 WIB
loading...
Syarat Utama Pembukaan...
Petugas memeriksa suhu tubuh pengunjung sebelum berbelanja kebutuhan sehari-hari di salah satu pasar swalayan yang berada di dalam Mal Bekasi Cyber Park, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (10/6/2020). Foto/SINDOnews/Ramadhan Adiputra
A A A
JAKARTA - Pembukaan aktivitas masyarakat dan ekonomi seharusnya bukan hanya berdasarkan angka reproduksi efektif atau effective reproduction number (Rt). Dari enam syarat yang dikeluarkan World Health Organization (WHO), yang paling utama adalah penyebaran Covid-19 sudah terkendali.

Pakar epidemiologi Tri Yunis Miko Wahyono mengatakan, terkendalinya Covid-19 tidak hanya bisa dilihat dari RT-nya, tapi dari jumlah kasus baru. Jadi, jumlah kasus baru Covid-19 benar-benar menurun dan stabil dalam seminggu.

"Saya enggak bicara setiap hari. Menurun setiap minggu dan stabil. Sekarang, puncak Jakarta itu 700 (kasus per minggu), turun ke 500 kasus. Pada awal Juni dikemukakan RT-nya 0,99 dan per minggu 400-an kasus baru. Menurut saya enggak aman," ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Minggu (14/6/2020).

Situasi aman untuk membuka aktivitas itu jika kasus Covid-19 per minggu sebesar 20 persen dari puncaknya. Untuk Jakarta idealnya 100-250 kasus per minggu. Adapun enam syarat WHO itu adalah penyebaran pagebluk Covid-19 sudah terkendali selama 14 hari; sistem kesehatan mampu mendeteksi, melakukan tes, mengisolasi, menangani kasus, dan menelusuri kontak antarkasus; meminimalkan risiko penyebaran di tempat rawan; lokasi seperti sekolah, kantor, dan tempat-tempat lain yang esensial telah menerapkan langkah preventif. (Baca juga: Mal Beroperasi Besok, DKI Pastikan Terapkan Protokol Kesehatan ).

Dua syarat terakhir, yakni kasus impor bisa ditangani dan masyarakat sudah mendapatkan pengetahuan dan diberdayakan untuk menjalani kehidupan di masa kenormalan baru. Pemerintah sejak awal Juni mewacanakan masa kenormalan baru, tapi aktivitas masyarakat semakin hari semakin menggeliat. (Baca juga: Suasana TMP Kalibata Jelang Pemakaman Jenderal Pramono Edhie ).

Tri Yunis mengatakan, provinsi-provinsi yang menjadi episentrum Covid-19, seperti Jakarta, sebaiknya jangan terlalu dini melaksanakan kenormalan baru. Masalahnya, pusat keramaian, seperti mal akan dibuka 15 Juni 2020. "RT 0,99 tidak berarti kasus barunya aman," ucap dosen Universitas Indonesia (UI) itu.

Pemerintah, menurutnya, perlu memerhatikan dan menangani secara serius penyebaran di Jawa Timur (Jatim), Kalimantan Selatan (Kalsel), Sulawesi Selatan (Sulsel), dan Jakarta. Di Kalsel, Tri Yunis, ada peningkatan kasus Covid-19 di rumah sakit dan masyarakat. (Baca juga: Presiden Jokowi Sampaikan Duka Cita Meninggalnya Pramono Edhie Wibowo ).

Pemerintah Provinsi Sulsel pun harus melakukan sosialisasi dan tindak tegas untuk mencegah pengambilan jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) terulang kembali. "Sulsel melakukan sesuatu (langkah tepat)," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Bupati Bengkulu Selatan...
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi Dana Covid-19
Presiden Jokowi: Kalau...
Presiden Jokowi: Kalau Sudah Masuk Endemi, Kena Covid-19 Bayar
Kasus Covid-19 di Indonesia...
Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 190, Meninggal 5 Orang
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved