Mayor Inf. Fictor J Situmorang, Danyon 31 Grup 3 Kopassus yang Berkualifikasi Ranger
Minggu, 20 Februari 2022 - 12:55 WIB
loading...
Mayor Inf. Fictor J Situmorang, Danyon 31 Grup 3 Kopassus mengikuti pendidikan Ranger di Amerika Serikat. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Menjadi anggota pasukan elite Komando Pasukan Khusus atau Kopassus merupakan suatu kebanggaan. Sebab, hanya prajurit-prajurit pilihan dan berkualifikasi khusus yang berhak mengenakan Baret Merah dan menyandang pisau Komando.
Hal itu yang kini dirasakan Mayor Inf. Fictor J Situmorang. Awalnya, Fictor tidak berniat untuk menjadi prajurit pasukan elite TNI AD tersebut. Namun, pengalamannya mengikuti pendidikan Ranger bersama prajurit Amerika Serikat akhirnya mengubah jalan hidupnya.
Dikutip dari buku “Kopassus untuk Indonesia: Profesionalisme Prajurit Kopassus” pada saat berpangkat Letda, Fictor yang tergabung di kesatuan organik lain mendapat kesempatan untuk menjalankan pendidikan Ranger. Pendidikan Ranger adalah pendidikan yang cukup keras. Seorang prajurit Ranger adalah prajurit yang menjadi ujung tombak pertempuran melalui darat, laut, dan udara diharapkan bergerak lebih jauh dan lebih cepat
Baca juga: Torehkan Tinta Emas di AS, Calon Jenderal Kopassus Ini Pernah Jadi Pedagang Asongan
Tawaran ini merupakan kesempatan yang cukup langka, mengingat Amerika menutup segala bentuk kerja sama dengan Indonesia sejak 1995. Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan, Fictor kemudian mengambil tawaran untuk mengikuti pendidikan tersebut. Fictor selanjutnya ditempa latihan fisik dan mental bersama-sama prajurit Amerika yang secara fisik lebih besar. Fictor sempat terseok-seok karena harus membawa ransel seberat 23 Kg dalam keadaan lapar, haus dan kurang tidur.
Hal itu yang kini dirasakan Mayor Inf. Fictor J Situmorang. Awalnya, Fictor tidak berniat untuk menjadi prajurit pasukan elite TNI AD tersebut. Namun, pengalamannya mengikuti pendidikan Ranger bersama prajurit Amerika Serikat akhirnya mengubah jalan hidupnya.
Dikutip dari buku “Kopassus untuk Indonesia: Profesionalisme Prajurit Kopassus” pada saat berpangkat Letda, Fictor yang tergabung di kesatuan organik lain mendapat kesempatan untuk menjalankan pendidikan Ranger. Pendidikan Ranger adalah pendidikan yang cukup keras. Seorang prajurit Ranger adalah prajurit yang menjadi ujung tombak pertempuran melalui darat, laut, dan udara diharapkan bergerak lebih jauh dan lebih cepat
Baca juga: Torehkan Tinta Emas di AS, Calon Jenderal Kopassus Ini Pernah Jadi Pedagang Asongan
Tawaran ini merupakan kesempatan yang cukup langka, mengingat Amerika menutup segala bentuk kerja sama dengan Indonesia sejak 1995. Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan, Fictor kemudian mengambil tawaran untuk mengikuti pendidikan tersebut. Fictor selanjutnya ditempa latihan fisik dan mental bersama-sama prajurit Amerika yang secara fisik lebih besar. Fictor sempat terseok-seok karena harus membawa ransel seberat 23 Kg dalam keadaan lapar, haus dan kurang tidur.
Lihat Juga :