Tembus 5 Juta Kasus, Pandemi Belum Selesai

Jum'at, 18 Februari 2022 - 11:42 WIB
loading...
A A A
Satu hal yang positif adalah pemerintah sebenarnya sudah menyadari bahwa saat ini Indonesia sedang memasuki gelombang ketiga Covid-19. Namun, secara kebijakan dan implementasi di lapangan dirasakan sangat kurang dalam hal ketegasan terutama dalam menegakkan protokol kesehatan (prokes) bagi seluruh masyarakat. Kita lihat betapa masyarakat begitu bebasnya dalam beraktivitas terutama di daerah-daerah. Mungkin di mal-mal besar di Jakarta, prokes sangat ketat diterapkan seperti di Plaza Indonesia, Plaza Senayan, Pondok Indah Mall. Mereka tegas kepada pengunjung yang tidak menerapkan prokes tidak boleh masuk ke mal.

Namun, bagaimana dengan pasar tradisional? Boleh dikatakan mayoritas pasar tradisional baik di Jakarta maupun di daerah, hampir tidak menerapkan prokes yang ketat. Bahkan, mereka seperti menganggap sudah seperti kondisi normal. Yang memakai masker bisa dihitung dengan jari. Tentu saja, hal ini sangat ironi dan mengkhawatirkan. Di satu sisi, kita ingin Covid-19 segera hilang, di sisi lain pemerintah tidak mau tegas dalam menerapkan prokes. Selama pemerintah memberikan ruang untuk melanggar, masyarakat tidak akan mau disiplin dalam menaati aturan. Intinya, pemerintah perlu tegas dalam menjaga agar Covid-19 jenis Omicron ini tidak merajalela tanpa kendali. Seperti kita tahu bersama bahwa varian baru dari Afrika Selatan ini lebih cepat menular dibanding pendahulunya, varian Delta. Meskipun daya rusaknya tidak sehebat Delta, tetap saja Omicron masih sangat membahayakan, terutama bagi orang-orang yang punya penyakit tertentu. Terbukti angka kematian dalam satu hari mencapai di atas 200 jiwa pada Kamis(17/2).

Apalagi, dalam sejumlah kesempatan, ada pejabat tinggi yang mempersilakan masyarakat yang sudah dua kali divaksin, apalagi sudah menerima suntikan booster boleh beraktivitas di luar dengan menjaga prokes. Alasannya karena sekitar 60% kasus meninggal karena belum divaksin. Pernyataan ini seakan menjadi ‘’pembenaran’’ bagi masyarakat untuk beraktivitas normal. Meskipun sudah diminta menjaga prokes dengan sosialisasi yang gencar, sulit rasanya bagi masyarakat untuk menaatinya tanpa ada upaya ‘’paksa’’ dari pemerintah.

Pemerintah sebaiknya tidak main-main lagi dalam penerapan kebijakan untuk mengatasi dampak pandemi seperti di awal tahun lalu. Karena taruhannya sangat vital, nasib ratusan jiwa penduduk Indonesia. Di dunia pendidikan, pemerintah sebaiknya juga tidak ambil risiko untuk menggelar pertemuan tatap muka. Pembelajaran daring memang tidak ideal bagi kemajuan siswa, namun saat ini merupakan pilihan terbaik.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkes Beberkan Dugaan...
Menkes Beberkan Dugaan Malapraktik di Fasyankes: 24 Kasus Pasien Meninggal Dunia
Omicron Arcturus Terdeteksi,...
Omicron Arcturus Terdeteksi, Vaksin dan Prokes saat Mudik Lebaran Penting
Kartini Perindo Gelar...
Kartini Perindo Gelar Bukber Mantan Relawan Wisma Atlet: Apresiasi 3 Tahun Pengorbanan Mereka
Bukber dengan Eks Relawan...
Bukber dengan Eks Relawan Wisma Atlet, Ketum Kartini Perindo Puji Tagline Tim Cobra
Peringati HUT ke-7,...
Peringati HUT ke-7, Kartini Perindo Buka Bersama Mantan Relawan RSDC Wisma Atlet
Resmi Ditutup, RSDC...
Resmi Ditutup, RSDC Wisma Atlet Lepas 11.000 Relawan
Kemenkes Sebut Covid-19...
Kemenkes Sebut Covid-19 Varian JN.1 Tidak Ganas
Kasus Covid-19 di Indonesia...
Kasus Covid-19 di Indonesia Meningkat, Menkes: Bukan Varian Baru
Dinkes Sebut Tidak Ada...
Dinkes Sebut Tidak Ada Kenaikan Signifikan Kasus Covid-19 di Depok
Rekomendasi
Asal Usul Rebo Wekasan,...
Asal Usul Rebo Wekasan, Hukum Salat Sunnah dan Sedekah Tolak Bala Menurut Islam
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Berita Terkini
Breaking News! Hotman...
Breaking News! Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Febrie Adriansyah
Tok! PN Jaktim Terima...
Tok! PN Jaktim Terima Eksepsi Dokter Tifa, Persidangan Pembuktian Tak Dilanjut
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Hari Ini Kortas Tipikor...
Hari Ini Kortas Tipikor Polri Panggil Eks Wakapolri Oegroseno untuk Klarifikasi Lahan Sepolwan
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Dugaan TPPU 74 Kg Emas dan Uang di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved