Bursa Capres 2024

Jum'at, 18 Februari 2022 - 11:05 WIB
loading...
A A A
Banyak nama mulai beredar, diujicobakan di pasar pemilih. Ragam teknik persuasi masif dilakukan oleh banyak kalangan, menggadang-gadang nama jagoannya agar beresonansi di persepsi khalayak sekaligus mendapatkan “tempat” di calon pemilih. Bursa capres ini masih jadi pasar bebas sekarang. Semua orang bisa memosisikan diri sebagai capres maupun cawapres.

Pada akhirnya, ada tiga faktor yang akan sangat menentukan. Pertama, menguatnya legitimasi dari dua kekuatan utama yakni publik dan partai politik. Legitimasi dari publik seiring dengan peningkatan sentimen positif yang mewujud dalam bentuk dukungan di mana-mana, serta lintas kekuatan. Hal ini tidak sepenuhnya bisa dikonstruksi oleh elite. Kerapkali ada sosok-sosok yang memiliki momentum didukung oleh kehendak publik lintas daerah, lintas strata dan lintas kekuatan politik. Legitimasi dari publik saja tak cukup, mereka juga harus mendapatkan tempat dalam proses kandidasi internal parpol yang memiliki kursi di DPR, dengan cara mengonsolidasikan kekuatan melampaui presidential threshold.

Kedua, kepiawaian mengatasi ragam serangan yang akan menghantam siapa pun yang berpotensi besar masuk gelanggang pertarungan. Mulai dari sisi hukum hingga kehidupan pribadi akan menjadi bahan yang dikuliti banyak orang. Manajemen isu dan manajemen konflik menjadi sangat menentukan. Dalam hal ini pengelolaan media massa dan media sosial termasuk yang harus diperhatikan.

Ketiga, komunikasi dengan kekuatan ekonomi seperti pengusaha dan jangkar-jangkar khalayak kunci lainnya guna memastikan bahwa dirinya memiliki modal sosial yang namanya kepercayaan dari kekuatan nyata di luar parpol yang biasanya akan turut menentukan secara signifikan peluang seseorang masuk bursa pancapresan.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Komentari Situasi Terkini,...
Komentari Situasi Terkini, Anies Baswedan: Berikan Kepastian, Jangan Ketenangan Semu
MK Tegaskan Jakarta...
MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara, Anies Baswedan Buka Suara
Ambon, Poso, dan Aceh...
Ambon, Poso, dan Aceh Tenang, Anies: Di Situ Ada Sidik Jarinya Pak JK
Anies Bicara soal Pemimpin:...
Anies Bicara soal Pemimpin: Begitu Kepentingan Pribadi Masuk, Kepercayaan Turun
Mutiara Baswedan Lulus...
Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
Ayu Aulia Minta Maaf...
Ayu Aulia Minta Maaf ke Ridwan Kamil dan Roby Kurniawan, Akui Unggahan soal Kehamilan Hanya Halusinasi
Anies Dorong Mahasiswa...
Anies Dorong Mahasiswa Kuasai AI: Itu Asisten, Jangan Jadi Substitute
Rekomendasi
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
Pengadilan Tolak Seluruh...
Pengadilan Tolak Seluruh Gugatan Nikita Mirzani, Reza Gladys Menang Telak
Berita Terkini
Selain Penjara 4,5 Tahun,...
Selain Penjara 4,5 Tahun, Eks Wamenaker Noel Diminta Bayar Uang Pengganti Rp3,4 Miliar
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Divonis 4,5 Tahun Penjara...
Divonis 4,5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Ganti Pengganti Rp3,4 Miliar, Noel: Saya Menerima Hukuman Itu
GREAT Institute Dorong...
GREAT Institute Dorong Program MBG Tetap Berjalan dan Semakin Berkualitas
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Yusril Ungkap Modus 'Permainan' di Jajaran Imigrasi
DPR Awasi Tata Kelola...
DPR Awasi Tata Kelola BGN Buntut Dadan Cs Terjerat Kasus Dugaan Korupsi
Infografis
Persaingan Top Skor...
Persaingan Top Skor Liga Champions 2024/2025 Makin Sengit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved