Wapres Ungkap Sejumlah Potensi dan Tantangan yang Dihadapi NU

Jum'at, 18 Februari 2022 - 04:36 WIB
loading...
Wapres Ungkap Sejumlah...
Wapres Maruf Amin menyebut, NU saat ini sudah siap untuk berkontribusi lebih besar di tingkat Global. Ini tercermin dalam peringatan Harlah NU yang ke-99. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden ( Wapres ) Maruf Amin menyebut, Nahdlatul Ulama (NU) saat ini sudah siap untuk berkontribusi lebih besar di tingkat Global. Ini tercermin dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) NU yang ke-99, bertema Menyongsong 100 Tahun NU Merawat Jagat, Membangun peradaban.

Baca juga: PBNU Minta Pemerintah Bangun Desain Sosial di Ibu Kota Baru

"Menurut saya tema ini memiliki makna yang dalam dan sangat saya apresiasi, karena itu artinya NU sekarang siap untuk berkontribusi lebih besar di tingkat Global. NU siap menjadi organisasi milik umat, milik bangsa, hingga menjadi milik dunia," kata Wapres dalam sambutannya pada Puncak Peringatan Harlah Ke-99 Nahdlatul Ulama, Kamis (17/2/2022).



Wapres mengatakan, sesungguhnya NU memiliki potensi yang besar untuk melaksanakan program merawat jagat membangun peradaban karena NU memiliki banyak ulama, baik yang berkaliber nasional maupun internasional.

"NU juga memiliki banyak intelektual, cendekiawan, baik lulusan dalam negeri maupun lulusan luar negeri. NU juga memiliki jaringan profesional dan kelas menengah baik dari pengusaha maupun juga dari profesi yang lain. Juga memiliki jaringan internasional dengan banyaknya PCI-PCI (Pengurus Cabang Istimewa) di berbagai negara," ucapnya.

Hanya saja kata Wapres, tantangan yang dihadapi NU sekarang adalah bagaimana mengoptimalkan potensi yang dimiliki tersebut yakni intelektual, profesional agar bisa dikonversi menjadi kekuatan riil yang terintegrasi juga terkoordinasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Halaqoh Kiai Muda NU...
Halaqoh Kiai Muda NU Soroti Kepemimpinan di PBNU
Paradoks NU: Ketika...
Paradoks NU: Ketika Membesar, Jangan Sampai Kehilangan Akar
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Kiai NU: Penjaga Tradisi...
Kiai NU: Penjaga Tradisi atau Agen Kultural?
PBNU: Iduladha 2026...
PBNU: Iduladha 2026 Jadi Pengingat Kemanusiaan di Tengah Dunia yang Terluka
Lembaga Falakiyah PBNU...
Lembaga Falakiyah PBNU Rilis Data Hilal, Iduladha Berpotensi Serentak 27 Mei 2026
Nahdliyin Muda Batang:...
Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
Pesan Iduladha 2026...
Pesan Iduladha 2026 dari Ketum PBNU: Teguhkan Iman, Siap Berkorban demi Masa Depan Lebih Baik
PCNU Cirebon Ajukan...
PCNU Cirebon Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Rekomendasi
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
Berita Terkini
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved