Mahfud MD Siap Debat dengan Ustaz Khalid Basalamah Soal Wayang
Kamis, 17 Februari 2022 - 03:31 WIB
loading...
Menko Polhukam Mahfud MD. Foto: Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD menjawab pertanyaan salah seorang warganet apakah dirinya bersedia diskusi terbuka dengan penceramah Ustaz Khalid Basalamah . Adapun hal itu terkait pernyataan Khalid yang mengharamkan wayang.
Akun @rinaldialamsya5 bersedis menyediakan medium diskusi terbuka itu baik secara langsung maupun daring. Warganet tersebut kemudian bertanya apakah Mahfud berani untuk mengambilnya. Baca juga: Heboh Wayang Haram, Mahfud MD Ngaku Pernah Diajak Gus Dur Nonton Wayang
"Prof, mau saran, anda kan punya ilmu agama yang cukup tinggi, saya usul bagaimana kalau kita buatkan acara debat atau diskusi terbuka dengan Ustad Khalid? Secara online dan live? Berani Prof? Sebaiknya anda setuju biar tidak dinilai hanya berani menyindir orang dibelakangnya saja," tulisnya, Rabu 16 Februari 2022.
Beberapa lama kemudian, Mahfud lantas menjawab pertanyaan itu. Dia mengaku berani, namun lebih baik jika disebut tabayan sebagai ajang silaturahmi.
"Berani lah. Bukan berdebat tetapi tabayun. Kan bagus bisa silaturrahim dengan Ustaz Khalid," jelas Mahfud.
Dia mengatakan, akan melepas atribusinya sebagai Menko Polhukam dan lebih memilih titel sebagai dosen dalam diskusi tersebut. Mahfud mempersilakan akun tersebut untuk mengatur jadwalnya.
Akun @rinaldialamsya5 bersedis menyediakan medium diskusi terbuka itu baik secara langsung maupun daring. Warganet tersebut kemudian bertanya apakah Mahfud berani untuk mengambilnya. Baca juga: Heboh Wayang Haram, Mahfud MD Ngaku Pernah Diajak Gus Dur Nonton Wayang
"Prof, mau saran, anda kan punya ilmu agama yang cukup tinggi, saya usul bagaimana kalau kita buatkan acara debat atau diskusi terbuka dengan Ustad Khalid? Secara online dan live? Berani Prof? Sebaiknya anda setuju biar tidak dinilai hanya berani menyindir orang dibelakangnya saja," tulisnya, Rabu 16 Februari 2022.
Beberapa lama kemudian, Mahfud lantas menjawab pertanyaan itu. Dia mengaku berani, namun lebih baik jika disebut tabayan sebagai ajang silaturahmi.
"Berani lah. Bukan berdebat tetapi tabayun. Kan bagus bisa silaturrahim dengan Ustaz Khalid," jelas Mahfud.
Dia mengatakan, akan melepas atribusinya sebagai Menko Polhukam dan lebih memilih titel sebagai dosen dalam diskusi tersebut. Mahfud mempersilakan akun tersebut untuk mengatur jadwalnya.
Lihat Juga :