Semua Pihak Diharapkan Dukung Transformasi Krakatau Steel
Rabu, 16 Februari 2022 - 16:04 WIB
loading...
HMI meminta semua pihak untuk mendukung agenda transformasi di Krakatau Steel (KS). Hal tersebut disampaikan oleh Bendahara Umum PB HMI, Abdul Robi Syahrir. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) meminta semua pihak untuk mendukung agenda transformasi dan strukturisasi di Krakatau Steel (KS). Hal tersebut disampaikan oleh Bendahara Umum PB HMI, Abdul Robi Syahrir.
Baca juga: Fahri Hamzah Minta Rapat DPR dengan BUMN Ditiadakan karena Merusak
Menurut Robi, Industri Baja merupakan industri strategis nasional, sehingga perlu kerja gotong-royong dari semua pihak untuk memberikan perhatian besar bagi agenda transformasi dan stukturasi Krakatau Steel sebagai perusahaan BUMN baja nasional.
Baca juga: Silmy Karim Enggak Sendirian, Deretan Bos BUMN Ini Pernah Diusir DPR Saat Rapat
"Industri Baja itu Industri strategis nasional, maka perlu dukungan semua pihak agar Krakatau Steel menjadi BUMN yang berdaya saing baik di Nasional maupun internasional seperti amanat dari Presiden," kata Robi di Jakarta Pusat, Rabu (16/2/2022).
Baca juga: Gara-gara Proyek Blast Furnace, Bos Krakatau Steel Diusir dari DPR
Robi menambahkan, DPR dan Kementerian BUMN bersama KS perlu merumuskan kebijakan strategis di tengah besarnya konsumsi baja nasional. Sehingga, tidak boleh dibiarkan untuk dimasuki produk-produk dari luar yang tidak memenuhi standart nasional Indonesia (SNI).
Terlebih, dalam lima tahun terakhir, kebutuhan baja Indonesia meningkat hingga 40 persen yang dipacu oleh pembangunan infrastruktur. "Konsumsi baja nasional yang tinggi harus diimbangi oleh kebijakan pengetatan terhadap produk-produk impor, sehingga dapat memacu pertumbuhan ekonomi nasional," jelasnya.
"Kami mendukung pengembangan industri baja tetapi para pelaku usaha tetap harus memperhatikan kelestarian lingkungan dalam aktivitas industrinya," tambahnya.
Selain itu, langkah-langkah efesiensi berkelanjutan dan transformasi Krakatau Steel dinilai telah mengurangi beban operasional dan berhasil membawa KS lebih sehat dan optimal, sehingga menjadi BUMN yang profit.
"Kita berharap manajemen Krakatau Steel di bawah Silmy Karim dapat terus membawa perubahan bagi industri baja nasional," tutup Robi.
Baca juga: Fahri Hamzah Minta Rapat DPR dengan BUMN Ditiadakan karena Merusak
Menurut Robi, Industri Baja merupakan industri strategis nasional, sehingga perlu kerja gotong-royong dari semua pihak untuk memberikan perhatian besar bagi agenda transformasi dan stukturasi Krakatau Steel sebagai perusahaan BUMN baja nasional.
Baca juga: Silmy Karim Enggak Sendirian, Deretan Bos BUMN Ini Pernah Diusir DPR Saat Rapat
"Industri Baja itu Industri strategis nasional, maka perlu dukungan semua pihak agar Krakatau Steel menjadi BUMN yang berdaya saing baik di Nasional maupun internasional seperti amanat dari Presiden," kata Robi di Jakarta Pusat, Rabu (16/2/2022).
Baca juga: Gara-gara Proyek Blast Furnace, Bos Krakatau Steel Diusir dari DPR
Robi menambahkan, DPR dan Kementerian BUMN bersama KS perlu merumuskan kebijakan strategis di tengah besarnya konsumsi baja nasional. Sehingga, tidak boleh dibiarkan untuk dimasuki produk-produk dari luar yang tidak memenuhi standart nasional Indonesia (SNI).
Terlebih, dalam lima tahun terakhir, kebutuhan baja Indonesia meningkat hingga 40 persen yang dipacu oleh pembangunan infrastruktur. "Konsumsi baja nasional yang tinggi harus diimbangi oleh kebijakan pengetatan terhadap produk-produk impor, sehingga dapat memacu pertumbuhan ekonomi nasional," jelasnya.
"Kami mendukung pengembangan industri baja tetapi para pelaku usaha tetap harus memperhatikan kelestarian lingkungan dalam aktivitas industrinya," tambahnya.
Selain itu, langkah-langkah efesiensi berkelanjutan dan transformasi Krakatau Steel dinilai telah mengurangi beban operasional dan berhasil membawa KS lebih sehat dan optimal, sehingga menjadi BUMN yang profit.
"Kita berharap manajemen Krakatau Steel di bawah Silmy Karim dapat terus membawa perubahan bagi industri baja nasional," tutup Robi.
(maf)
Lihat Juga :