Pelantikan Pengurus Baru, AHI Bahas Transformasi Teknologi Kesehatan di Indonesia
Sabtu, 12 Februari 2022 - 10:57 WIB
loading...
A
A
A
Untuk diketahui, AHI didirikan pada 2018 atas keinginan terhadap sistem kesehatan di Indonesia yang perlu ditingkatkan, terutama di bidang teknologi. Hadirnya sejumlah start up digital kesehatan di Indonesia merupakan hal positif yang memerlukan wadah kolaborasi yang dapat mendukung agar tetap bertahan dan berkembang.
Usai pelantikan, Ketua Umum AHI Gregorius Bimantoro menyampaikan, dalam periode ini Asosiasi Healthtech Indonesia akan lebih fokus dalam menjalin kolaborasi pentahelix untuk mewujudkan tranformasi digital kesehatan di Indonesia.
Baca juga: Pfizer Ajak Mahasiswa Indonesia Adu Gagasan Perkembangan Bioteknologi Kesehatan
Wakil Ketua AHI Bidang 1 Hubungan Pemerintah, Jessy Abdurrahman menjelaskan bahwa AHI berperan dalam upaya inisiasi interoperabilitas data kesehatan nasional. Interoperabilitas data merupakan hal yang krusial, salah satunya adalah dalam membantu memerangi Covid-19. "Tanpa data kita tidak bisa melakukan monitoring, tanpa monitoring tidak bisa identifikasi kesalahan jadi tidak bisa menganalisa dan pengambilan keputusan kurang akurat," kata Jessy.
Selepas kegiatan pelantikan, Chief Operating Officer, DTO (Digital Transformation Office) Kemenkes Daniel Oscar Baskoro menyosialisasikan mengenai Roadmap Indonesia Health Service 2024. Daniel menyampaikan bahwa Indonesia Health Service (IHS) merupakan platform untuk menghubungkan berbagai sistem yang ada di fasilitas layanan Kesehatan agar terintegrasi di dalam Platform IHS.
"Sistem ini akan dikembangkan menjadi ekosistem, di mana semua data kesehatan tiap individu masyarakat akan saling terhubung dan terintegrasi, sehingga data rekam medis dapat diakses dengan mudah bagi masyarakat, demi kualitas kesehatan yang lebih baik," katanya.
Usai pelantikan, Ketua Umum AHI Gregorius Bimantoro menyampaikan, dalam periode ini Asosiasi Healthtech Indonesia akan lebih fokus dalam menjalin kolaborasi pentahelix untuk mewujudkan tranformasi digital kesehatan di Indonesia.
Baca juga: Pfizer Ajak Mahasiswa Indonesia Adu Gagasan Perkembangan Bioteknologi Kesehatan
Wakil Ketua AHI Bidang 1 Hubungan Pemerintah, Jessy Abdurrahman menjelaskan bahwa AHI berperan dalam upaya inisiasi interoperabilitas data kesehatan nasional. Interoperabilitas data merupakan hal yang krusial, salah satunya adalah dalam membantu memerangi Covid-19. "Tanpa data kita tidak bisa melakukan monitoring, tanpa monitoring tidak bisa identifikasi kesalahan jadi tidak bisa menganalisa dan pengambilan keputusan kurang akurat," kata Jessy.
Selepas kegiatan pelantikan, Chief Operating Officer, DTO (Digital Transformation Office) Kemenkes Daniel Oscar Baskoro menyosialisasikan mengenai Roadmap Indonesia Health Service 2024. Daniel menyampaikan bahwa Indonesia Health Service (IHS) merupakan platform untuk menghubungkan berbagai sistem yang ada di fasilitas layanan Kesehatan agar terintegrasi di dalam Platform IHS.
"Sistem ini akan dikembangkan menjadi ekosistem, di mana semua data kesehatan tiap individu masyarakat akan saling terhubung dan terintegrasi, sehingga data rekam medis dapat diakses dengan mudah bagi masyarakat, demi kualitas kesehatan yang lebih baik," katanya.
(abd)
Lihat Juga :