Dirjen Dukcapil: Tahun Ini Sistem SIAK Terpusat Akan Terpasang di 514 Daerah
Jum'at, 11 Februari 2022 - 14:01 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, Zudan berharap jajarannya menerapkan sistem Plan, Do, Check. Konsep dan regulasi, lanjut Zudan sudah disiapkan, tinggal meneruskan untuk implementasinya. "Jadi diawali dari konsep, regulasi, implementasi, supervisi sampai evaluasi kita lakukan terus-menerus, pendekatannya Plan, Do, Check. Lakukan itu semuanya," ucapnya.
"Lakukan plan do check, konsepnya dikuasai, regulasinya dibaca dan dipahami, implementasikan, provinsi semua lakukan supervisi bersama pemerintah pusat kemudian kita evaluasi dan diperbaiki terus-menerus," katanya.
Sebelumnya, Ditjen Dukcapil Kemendagri menggelar Rakornas dengan kepala dinas di seluruh Indonesia di Nusa Dua, Bali pada 8-10 Februari 2022. Dalam Rakornas yang dilaksanakan secara luring (offline) dan daring (online) dengan peraturan protokol kesehatan yang ketat itu, Ditjen Dukcapil melaunching inovasi SIAK Terpusat dengan konsep digitalisasi yang mempermudah masyarakat untuk mengurus administrasi kependudukan.
Baca juga: Mendagri Sebut Kemajuan Teknologi Dukcapil Harus Diimbangi Budaya Kerja
Pada pembukaan Rakornas, Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi Dukcapil yang membawakan tema 'SIAK Terpusat: Layanan Adminduk Digital dalam Genggaman'. "Saya merasa tertarik dengan temanya. Ini betul-betul tolong pahami. Saya ingat tentang bahasa ini, tentang dampak kemajuan teknologi informasi. Dunia berada dalam genggaman karena teknologi informasi," kata Tito.
Ia menyampaikan, pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil terus mengalami perbaikan. Hal ini dapat dilihat dari sistem pelayanan yang sebelumnya manual kini menjadi digital. "Saya melihat banyak sekali kemajuan-kemajuan yang sudah dicapai oleh rekan-rekan Dukcapil yang tadinya manual, bertemu fisik, sekarang dengan adanya digitalisasi di bidang Kedukcapilan, pemerintahan berbasis elektronik, maka masyarakat lebih dimudahkan," ujar Tito.
"Lakukan plan do check, konsepnya dikuasai, regulasinya dibaca dan dipahami, implementasikan, provinsi semua lakukan supervisi bersama pemerintah pusat kemudian kita evaluasi dan diperbaiki terus-menerus," katanya.
Sebelumnya, Ditjen Dukcapil Kemendagri menggelar Rakornas dengan kepala dinas di seluruh Indonesia di Nusa Dua, Bali pada 8-10 Februari 2022. Dalam Rakornas yang dilaksanakan secara luring (offline) dan daring (online) dengan peraturan protokol kesehatan yang ketat itu, Ditjen Dukcapil melaunching inovasi SIAK Terpusat dengan konsep digitalisasi yang mempermudah masyarakat untuk mengurus administrasi kependudukan.
Baca juga: Mendagri Sebut Kemajuan Teknologi Dukcapil Harus Diimbangi Budaya Kerja
Pada pembukaan Rakornas, Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi Dukcapil yang membawakan tema 'SIAK Terpusat: Layanan Adminduk Digital dalam Genggaman'. "Saya merasa tertarik dengan temanya. Ini betul-betul tolong pahami. Saya ingat tentang bahasa ini, tentang dampak kemajuan teknologi informasi. Dunia berada dalam genggaman karena teknologi informasi," kata Tito.
Ia menyampaikan, pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil terus mengalami perbaikan. Hal ini dapat dilihat dari sistem pelayanan yang sebelumnya manual kini menjadi digital. "Saya melihat banyak sekali kemajuan-kemajuan yang sudah dicapai oleh rekan-rekan Dukcapil yang tadinya manual, bertemu fisik, sekarang dengan adanya digitalisasi di bidang Kedukcapilan, pemerintahan berbasis elektronik, maka masyarakat lebih dimudahkan," ujar Tito.
(abd)
Lihat Juga :