Tidak Semua Kasus Positif Covid-19 Dapat Terdeteksi 100 Persen
Jum'at, 11 Februari 2022 - 01:40 WIB
loading...
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menyampaikan bahwa tidak semua kasus positif Covid-19 dapat terskrining atau terdeteksi 100%. Foto/Antara
A
A
A
JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menyampaikan bahwa tidak semua kasus positif Covid-19 dapat terskrining atau terdeteksi 100%. Seseorang yang tidak bergejala dan tidak diisolasi tetap mampu menularkan virus Covid-19 kepada orang lain.
“Faktanya, tidak semua kasus positif di lapangan dapat terskrining 100%,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito saat konferensi pers secara virtual, Kamis (10/2/2022).
Wiku mengatakan bahwa testing dalam kondisi pandemi menjadi tolok ukur tunggal penentuan diagnostik sebuah penyakit. “Dan tidak dapat terelakkan bahwa tidak semua orang melakukan dites,” katanya.
Baca juga: Satgas: 24% Penularan Covid-19 di Populasi Ditularkan oleh OTG
Wiku menjelaskan bahwa berdasarkan gejala klinisnya, kasus positif Covid-19 dapat dibagi menjadi kasus bergejala dan kasus tanpa gejala atau asimtomatik. Hal ini berarti orang yang tampak sehat-sehat saja belum tentu terbebas dari infeksi Covid-19.
“Faktanya, tidak semua kasus positif di lapangan dapat terskrining 100%,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito saat konferensi pers secara virtual, Kamis (10/2/2022).
Wiku mengatakan bahwa testing dalam kondisi pandemi menjadi tolok ukur tunggal penentuan diagnostik sebuah penyakit. “Dan tidak dapat terelakkan bahwa tidak semua orang melakukan dites,” katanya.
Baca juga: Satgas: 24% Penularan Covid-19 di Populasi Ditularkan oleh OTG
Wiku menjelaskan bahwa berdasarkan gejala klinisnya, kasus positif Covid-19 dapat dibagi menjadi kasus bergejala dan kasus tanpa gejala atau asimtomatik. Hal ini berarti orang yang tampak sehat-sehat saja belum tentu terbebas dari infeksi Covid-19.
Lihat Juga :