Profil 10 Calon Anggota Bawaslu, Ada Petahana hingga Jurnalis
Rabu, 09 Februari 2022 - 19:53 WIB
loading...
Kantor Bawaslu. Foto/SINDOnews/Dzikry Subhanie
A
A
A
JAKARTA - 14 calon anggota Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) dan 10 calon anggota Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ) dijadwalkan akan menjalani uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di Komisi II DPR pada 14-16 Februari 2022. Tidak seperti 14 calon anggota KPU RI, 10 calon anggota Bawaslu RI memiliki profil yang sedikit lebih beragam.
Meskipun ada lebih banyak petahana dari Bawaslu RI, provinsi dan panwaslu, ada calon yang berlatar belakang akademisi dan ada juga jurnalis. Berikut profil singkat 10 calon anggota Bawaslu periode 2022-2027:
1. Fritz Edward Siregar
Pria kelahiran Meda, 27 November 1976 ini merupakan lulusan Doctor of Juridicial Science (SJD) University of New South Wales, Sydney, Australia. Kini, ia menjabat sebagai anggota Bawaslu periode 2017-2022.
Sebelumnya, ia mengajar hukum tata negara di STH Indonesia Jentera pada 2016-2017, lalu menjadi research assistant Faculty of Law University of Sydney sejak 2012 hingga 2015, program officer Indonesia-Netherland National Legal Reform Program pada 2009-2011.
Baca juga: Profil 14 Calon Anggota KPU, Petahana hingga Pegiat Pemilu
Fritz pernah menjadi Staf Khusus di Sekretariat Panitia Pengawas Pemilihan Umum Tingkat Pusat tahun 1999, menjadi pemantau pemilu tahun 2004 dan menjadi asisten hakim Mahkamah Konstitusi periode 2004-2009. Ia pun aktif di sejumlah organisasi, seperti Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara, Asosiasi Ilmu Politik Indonesia, dan Australasian Evulation Society.
2. Rahmat Bagja
Bagja lahir di Medan, 10 Februari 1980 dan berhasil mendapatkan gelar Master of Law Utrecht University. Kini, ia menjabat sebagai anggota Bawaslu RI periode 2017-2022.
Sebelumnya, Bagja pernah menjadi dosen Universitas Al-Azhar Indonesia, tenaga ahli Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR, dan asisten advokat Kantor Hukum Widjojanto.
Baca: Fit and Proper Test Calon Anggota KPU-Bawaslu Digelar Pekan Depan
Bagja juga aktif di sejumlah organisasi, seperti menjadi pengurus Ansor DKI Jakarta, Wakil Ketua Kahmi Depok, Ketua Umum HMI Komisariat Fakultas Hukum Ul, Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Hukum UI dan Chief of Indonesian Student Association Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Utrecht, The Netherlands, Belanda.
3. Herwyn Jefler Hielsa Malonda
Pria ini merupakan kelahiran Passo, 30 Januari 1972 dan meraih gelar Doktor Ilmu Lingkungan di Universitas Brawijaya. Kini, ia menjabat sebagai Ketua Bawaslu Sulawesi Utara sejak 2012.
Sebelumnya, Herwyn pernah menjadi Koordinator Pemantau Pemilu EMC SBSI tahun 1999, Wakil Ketua Panwaslu Minahasa 2003-2004, Ketua Panwaslu Minahasa tahun 2005, 2007-2008 dan Anggota KPU Minahasa, 2008-2012. Herwyn juga aktif di sejumlah organisasi yakni GMNI Kota Manado, GMNI Sulut, GMKI, KNPI, dan sinode GMIM.
Meskipun ada lebih banyak petahana dari Bawaslu RI, provinsi dan panwaslu, ada calon yang berlatar belakang akademisi dan ada juga jurnalis. Berikut profil singkat 10 calon anggota Bawaslu periode 2022-2027:
1. Fritz Edward Siregar
Pria kelahiran Meda, 27 November 1976 ini merupakan lulusan Doctor of Juridicial Science (SJD) University of New South Wales, Sydney, Australia. Kini, ia menjabat sebagai anggota Bawaslu periode 2017-2022.
Sebelumnya, ia mengajar hukum tata negara di STH Indonesia Jentera pada 2016-2017, lalu menjadi research assistant Faculty of Law University of Sydney sejak 2012 hingga 2015, program officer Indonesia-Netherland National Legal Reform Program pada 2009-2011.
Baca juga: Profil 14 Calon Anggota KPU, Petahana hingga Pegiat Pemilu
Fritz pernah menjadi Staf Khusus di Sekretariat Panitia Pengawas Pemilihan Umum Tingkat Pusat tahun 1999, menjadi pemantau pemilu tahun 2004 dan menjadi asisten hakim Mahkamah Konstitusi periode 2004-2009. Ia pun aktif di sejumlah organisasi, seperti Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara, Asosiasi Ilmu Politik Indonesia, dan Australasian Evulation Society.
2. Rahmat Bagja
Bagja lahir di Medan, 10 Februari 1980 dan berhasil mendapatkan gelar Master of Law Utrecht University. Kini, ia menjabat sebagai anggota Bawaslu RI periode 2017-2022.
Sebelumnya, Bagja pernah menjadi dosen Universitas Al-Azhar Indonesia, tenaga ahli Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR, dan asisten advokat Kantor Hukum Widjojanto.
Baca: Fit and Proper Test Calon Anggota KPU-Bawaslu Digelar Pekan Depan
Bagja juga aktif di sejumlah organisasi, seperti menjadi pengurus Ansor DKI Jakarta, Wakil Ketua Kahmi Depok, Ketua Umum HMI Komisariat Fakultas Hukum Ul, Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Hukum UI dan Chief of Indonesian Student Association Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Utrecht, The Netherlands, Belanda.
3. Herwyn Jefler Hielsa Malonda
Pria ini merupakan kelahiran Passo, 30 Januari 1972 dan meraih gelar Doktor Ilmu Lingkungan di Universitas Brawijaya. Kini, ia menjabat sebagai Ketua Bawaslu Sulawesi Utara sejak 2012.
Sebelumnya, Herwyn pernah menjadi Koordinator Pemantau Pemilu EMC SBSI tahun 1999, Wakil Ketua Panwaslu Minahasa 2003-2004, Ketua Panwaslu Minahasa tahun 2005, 2007-2008 dan Anggota KPU Minahasa, 2008-2012. Herwyn juga aktif di sejumlah organisasi yakni GMNI Kota Manado, GMNI Sulut, GMKI, KNPI, dan sinode GMIM.
Lihat Juga :