Cerita Mantan Mendag Pernah Jadi Makhluk Langka Era 70-an
Sabtu, 05 Februari 2022 - 19:39 WIB
loading...
A
A
A
Kebebasan dan persamaan hak bagi warga keturunan Tionghoa tidak ia dapatkan pada tahun 70-an. Dia pun punya pengalaman yang pahit ketika menjadi mahasiswa di Bandung, Jawa Barat. "Sejak mahasiswa, saya menjadi makhluk yang langka. Orang yang langka di Bandung karena saya keturunan China,” imbuhnya.
Namun, karena mempunyai niat untuk berbuat lebih baik, dia memberanikan diri datang ke presidium dewan mahasiswa untuk bergabung ke dalam organisasi kampus. "Saya Kristen dan keturunan China. Saya mau berbuat dan mau aktif. Boleh enggak? Tapi, saya tidak mau diperlakukan berbeda. Saya enggak mau dibedakan dan saya tidak mau membedakan diri,” ungkapnya.
Berbekal mental baja, akhirnya dia pun memberanikan diri untuk masuk ke dalam dunia politik. Buah dari kegigihan itu, dia menjadi anggota DPR RI selama tiga periode.
Akan tetapi, pertengahan tahun 2013, ia memilih mengundurkan diri dari anggota DPR sekaligus dari Partai Golkar. ”Saya mau bersama-sama membesarkan partai (NasDem) dengan Pak Surya Paloh, karena saya terlibat sejak awal di Ormas Nasional Demokrat," pungkasnya.
Namun, karena mempunyai niat untuk berbuat lebih baik, dia memberanikan diri datang ke presidium dewan mahasiswa untuk bergabung ke dalam organisasi kampus. "Saya Kristen dan keturunan China. Saya mau berbuat dan mau aktif. Boleh enggak? Tapi, saya tidak mau diperlakukan berbeda. Saya enggak mau dibedakan dan saya tidak mau membedakan diri,” ungkapnya.
Berbekal mental baja, akhirnya dia pun memberanikan diri untuk masuk ke dalam dunia politik. Buah dari kegigihan itu, dia menjadi anggota DPR RI selama tiga periode.
Akan tetapi, pertengahan tahun 2013, ia memilih mengundurkan diri dari anggota DPR sekaligus dari Partai Golkar. ”Saya mau bersama-sama membesarkan partai (NasDem) dengan Pak Surya Paloh, karena saya terlibat sejak awal di Ormas Nasional Demokrat," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :