Profil Laksdya TNI Agung Prasetiawan, Pangkoarmada yang Malang Melintang di Kapal Perang
Kamis, 03 Februari 2022 - 13:03 WIB
loading...
A
A
A
Setelah menamatkan pendidikan Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal) Angkatan 38, karier ayah dua orang anak ini kemudian diangkat menjadi komandan kapal perang secara berturut-turut mulai dari KRI Pandrong 801 pada 1999—2002, Komandan KRI Rencong, 2002—2005.
Baca juga: Besok, Laksdya TNI Agung Prasetiawan Dilantik Menjadi Pangkoarmada RI
Tidak hanya itu, Agung juga mendapat amanah menjadi Komandan KRI Teluk Ende pada 2005—2006. Bahkan, dalam kurun waktu setahun yakni pada 2006, Agung dipercaya menjabat sebagai pimpinan tiga kapal perang yakni, Komandan KRI Teluk Ende, Komandan KRI Ki Hajar Dewantara 364 pada 2006. Termasuk Komandan Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmatim.
Karier militernya terus menanjak setelah lulus pendidikan Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI Angkatan 37 pada 2010. Agung langsung dipercaya sebagai Kepala Puskodal TNI-AL selama setahun pada 2011—2012 dan selanjutnya diangkat menjadi Asisten Operasi (Asops) Koarmabar serta Kasguskamla Koarmabar pada 2013—2014.
Bahkan, setelah menamatkan pendidikannya di Lemhannas RI PPRA Angkatan ke-51 pada 2014 karier Agung semakin bersinar. Agung dipercaya menjabat sebagai Sahli B Komsos Pangarmabar, Dankorsis Sesko TNI, Waasrena KSAL pada 2016—2017, kemudian Pangkolinlamil pada 2017 dan Asrenum Panglima TNI pada 2017-2020. Saat menjabat Asrenum, Agung mendapat brevet Cakra dari pasukan elite Kostrad, TNI AD. Sebelumnya, Agung juga mendapatkan Brevet Kapal Atas Air dan Brevet Selam.
Baca juga: Besok, Laksdya TNI Agung Prasetiawan Dilantik Menjadi Pangkoarmada RI
Tidak hanya itu, Agung juga mendapat amanah menjadi Komandan KRI Teluk Ende pada 2005—2006. Bahkan, dalam kurun waktu setahun yakni pada 2006, Agung dipercaya menjabat sebagai pimpinan tiga kapal perang yakni, Komandan KRI Teluk Ende, Komandan KRI Ki Hajar Dewantara 364 pada 2006. Termasuk Komandan Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmatim.
Karier militernya terus menanjak setelah lulus pendidikan Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI Angkatan 37 pada 2010. Agung langsung dipercaya sebagai Kepala Puskodal TNI-AL selama setahun pada 2011—2012 dan selanjutnya diangkat menjadi Asisten Operasi (Asops) Koarmabar serta Kasguskamla Koarmabar pada 2013—2014.
Bahkan, setelah menamatkan pendidikannya di Lemhannas RI PPRA Angkatan ke-51 pada 2014 karier Agung semakin bersinar. Agung dipercaya menjabat sebagai Sahli B Komsos Pangarmabar, Dankorsis Sesko TNI, Waasrena KSAL pada 2016—2017, kemudian Pangkolinlamil pada 2017 dan Asrenum Panglima TNI pada 2017-2020. Saat menjabat Asrenum, Agung mendapat brevet Cakra dari pasukan elite Kostrad, TNI AD. Sebelumnya, Agung juga mendapatkan Brevet Kapal Atas Air dan Brevet Selam.
Lihat Juga :