Haul Mbah Bisri Syansuri, Para Kiai Minta Gus Muhaimin Maju Capres
Rabu, 02 Februari 2022 - 13:48 WIB
loading...
Pengasuh Ponpes Mambaul Maarif Denanyar Jombang KH AbdulSalam Shohib saat memberikan sambutan dalam Haul ke-43 Mbah Bisri Syansuri, Selasa (1/2/2022) malam.
A
A
A
JAKARTA - Para kiai dan putera kiai (gus) Nahdlatul Ulama (NU) di Jawa Timur meminta Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) agar bersedia maju sebagai calon presiden (capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Permintaan itu disampaikan Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Salam Shohib di sela peringatan haul salah satu pendiri NU, KH Bisri Syansuri di Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif, Denanyar, Jombang, Selasa malam (1/2/2022). ”Perjuangan di bidang politik ini bukan tugas saya, tapi tugasnya Gus Muhaimin Iskandar maka dari bumi Denanyar ini, dari momentum haulnya Mbah Bisri, saya minta beliau bersedia menjadi calon presiden 2024. Monggo, ini wajib,” ujar Gus Salam. (Baca Juga :Kader Partainya Tak Pernah Tampil di Pilpres, PKS: Partai Lain Enggak Mau)
Hadir dalam acara haul tersebut antara lain Pengasuh Pondok Pesantren Al-Madinah, Gunungpati, Semarang Habib Umar Muthohar, Pengasuh Ponpes Lirboyo yang juga Rais Syuriyah PWNU Jatim KH Muhammad Anwar Manshur, Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, penceramah KH Anwar Zahid, Gubernur Jatim yang juga Ketua PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, Wakil ketua DPR yang juga Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar, Bu Nyai Munjidah Wahab, Wakil Bupati Pasuruan KH Abdul Mujib Imron, Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan sejumlah tokoh lainnya.
Dikatakan Gus Salam, sebagai alumni Pondok Pesantren Ploso, Kediri, dirinya mengingatkan pesan para masyayih NU agar membantu menemani saudaranya yang sedang berjuang di ranah politik. ”Pesan para masyayih, temanilah saudaramu karena orang yang tidak punya saudara, bagaikan prajurit ke medan perang tanpa senjata. Maka, jangan sampai Gus Muhaimin Iskandar tidak membawa senjata. Siapa senjatanya? Saya dan sampeyan semua,” kata Gus Salam di hadapan para santri, alumni Ponpes Denanyar, dan para kiai yang hadir dalam acara haul Mbah Bisri Syansuri.
Menurutnya, haul KH Bisri Syansuri adalah momentum yang membawa keberkahan. Karena itu, dirinya mengajak para santri dan penganut ajaran Mbah Bisri Syansuri untuk menyatukan langkah dan barisan dalam membantu perjuangan Gus Muhaimin dalam menghadapi Pilpres 2024. ”Kita rapatkan barisan, kita satukan tekad untuk membantu beliau, memberikan restu dan doakan beliau menjadi calon presiden 2024,” katanya.
Permintaan itu disampaikan Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Salam Shohib di sela peringatan haul salah satu pendiri NU, KH Bisri Syansuri di Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif, Denanyar, Jombang, Selasa malam (1/2/2022). ”Perjuangan di bidang politik ini bukan tugas saya, tapi tugasnya Gus Muhaimin Iskandar maka dari bumi Denanyar ini, dari momentum haulnya Mbah Bisri, saya minta beliau bersedia menjadi calon presiden 2024. Monggo, ini wajib,” ujar Gus Salam. (Baca Juga :Kader Partainya Tak Pernah Tampil di Pilpres, PKS: Partai Lain Enggak Mau)
Hadir dalam acara haul tersebut antara lain Pengasuh Pondok Pesantren Al-Madinah, Gunungpati, Semarang Habib Umar Muthohar, Pengasuh Ponpes Lirboyo yang juga Rais Syuriyah PWNU Jatim KH Muhammad Anwar Manshur, Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, penceramah KH Anwar Zahid, Gubernur Jatim yang juga Ketua PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, Wakil ketua DPR yang juga Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar, Bu Nyai Munjidah Wahab, Wakil Bupati Pasuruan KH Abdul Mujib Imron, Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan sejumlah tokoh lainnya.
Dikatakan Gus Salam, sebagai alumni Pondok Pesantren Ploso, Kediri, dirinya mengingatkan pesan para masyayih NU agar membantu menemani saudaranya yang sedang berjuang di ranah politik. ”Pesan para masyayih, temanilah saudaramu karena orang yang tidak punya saudara, bagaikan prajurit ke medan perang tanpa senjata. Maka, jangan sampai Gus Muhaimin Iskandar tidak membawa senjata. Siapa senjatanya? Saya dan sampeyan semua,” kata Gus Salam di hadapan para santri, alumni Ponpes Denanyar, dan para kiai yang hadir dalam acara haul Mbah Bisri Syansuri.
Menurutnya, haul KH Bisri Syansuri adalah momentum yang membawa keberkahan. Karena itu, dirinya mengajak para santri dan penganut ajaran Mbah Bisri Syansuri untuk menyatukan langkah dan barisan dalam membantu perjuangan Gus Muhaimin dalam menghadapi Pilpres 2024. ”Kita rapatkan barisan, kita satukan tekad untuk membantu beliau, memberikan restu dan doakan beliau menjadi calon presiden 2024,” katanya.
Lihat Juga :