Haul Mbah Bisri Syansuri, Para Kiai Minta Gus Muhaimin Maju Capres
Rabu, 02 Februari 2022 - 13:48 WIB
loading...
A
A
A
Dengan memberikan dukungan kepada Gus Muhaimin, kata Gus Salam, itu artinya sama dengan melanjutkan perjuangan Mbah Bisri Syansuri di jalur politik. (Baca Juga :Ditanya Duet dengan Ridwan Kamil di Pilpres 2024, Anies Baswedan Bilang Begini)
Dalam kesempatan itu, Gus Salam juga menceritakan tiga pengabdian Mbah Bisri Syansuri yang menonjol. Pertama di bidang dakwah dan pendidikan. Kedua, potret Mbah Bisri sebagai aktivis NU. Selain sebagai salah satu pendiri NU, hingga wafat Mbah Bisri masih menjabat sebagai Rais Aam PBNU. ”Yang patut kita contoh bagi penerus beliau yang berhikmah pada NU, seperti saya sebagai Wakil Ketua PWNU Jatim, betapa Mbah Bisri sangat taat terhadap organisasi. Kepentingan pribadi beliau kalahkan kalau itu sudah menjadi keputusan organisasi,” katanya.
Ketiga adalah potret Mbah Bisri sebagai seorang politisi yang tercatat sebagai anggota DPR sampai wafat. ”Beliau memperjuangkan akidah ahlussunnah an-nahdliyah melalui perjuangan politik. Salah satu yang masih kita nikmati sampai sekarang adalah UU Perkawinan, itu hasil bahsulmasail dengan ulama se-Jombang untuk menyusun RUU Perkawinan yang disetorkan ke DPR dan menjadi keputusan,” urainya.
Karena itu, kata Gus Salam, seluruh santri dan warga NU memiliki tanggungjawab untuk melanjutkan perjuangan Mbah Bisri secara kaffah. ”Kita harus melanjutkan perjuangan beliau di NU. Mari kita teladani apapun yang telah dilakukan Mbah Bisri yang mengesampingkan egonya demi untuk kekompakan, kebersamaan, dan ketaatan terhadap jamiyah,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Gus Salam juga menceritakan tiga pengabdian Mbah Bisri Syansuri yang menonjol. Pertama di bidang dakwah dan pendidikan. Kedua, potret Mbah Bisri sebagai aktivis NU. Selain sebagai salah satu pendiri NU, hingga wafat Mbah Bisri masih menjabat sebagai Rais Aam PBNU. ”Yang patut kita contoh bagi penerus beliau yang berhikmah pada NU, seperti saya sebagai Wakil Ketua PWNU Jatim, betapa Mbah Bisri sangat taat terhadap organisasi. Kepentingan pribadi beliau kalahkan kalau itu sudah menjadi keputusan organisasi,” katanya.
Ketiga adalah potret Mbah Bisri sebagai seorang politisi yang tercatat sebagai anggota DPR sampai wafat. ”Beliau memperjuangkan akidah ahlussunnah an-nahdliyah melalui perjuangan politik. Salah satu yang masih kita nikmati sampai sekarang adalah UU Perkawinan, itu hasil bahsulmasail dengan ulama se-Jombang untuk menyusun RUU Perkawinan yang disetorkan ke DPR dan menjadi keputusan,” urainya.
Karena itu, kata Gus Salam, seluruh santri dan warga NU memiliki tanggungjawab untuk melanjutkan perjuangan Mbah Bisri secara kaffah. ”Kita harus melanjutkan perjuangan beliau di NU. Mari kita teladani apapun yang telah dilakukan Mbah Bisri yang mengesampingkan egonya demi untuk kekompakan, kebersamaan, dan ketaatan terhadap jamiyah,” katanya.
(war)
Lihat Juga :