Pascaperjanjian Ekstradisi, Kejagung Kumpulkan Daftar Buronan di Singapura
Kamis, 27 Januari 2022 - 13:22 WIB
loading...
Kejagung langsung bergerak mengumpulkan data-data DPO setelah Indonesia-Singapura menandatangani perjanjian ekstradisi. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) langsung bergerak mengumpulkan data-data Daftar Pencarian Orang (DPO) alias buron setelah Indonesia-Singapura menandatangani perjanjian ekstradisi. Kejagung juga mengumpulkan data aset perkara yang disimpan di Singapura.
Direktur Upaya Hukum Eksekusi dan Eksaminasi (Uheksi) Jampidsus Kejagung Andi Herman mengatakan, pihaknya sedang mengumpulkan data para buronan yang berada di luar negeri, termasuk Singapura.
"Sedang kita kumpulkan buronan yang kemungkinan ditengarai ada di situ, ini sementara tim bekerja untuk melakukan inventarisasi buron-buron yang ada di luar negeri termasuk yang ditengarai sekarang ini apakah berada di Singapura," kata Andi di kantornya, Kamis (12/1/2022).
Baca juga: Indonesia-Singapura Sepakati Perjanjian Ekstradisi
Andi menjelaskan saat ini Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (Jampidsus) dan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) tengah melakukan koordinasi untuk mengetahui keberadaan para buron di luar negeri. Pasalnya, para buron ini kerap kali berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain.
Direktur Upaya Hukum Eksekusi dan Eksaminasi (Uheksi) Jampidsus Kejagung Andi Herman mengatakan, pihaknya sedang mengumpulkan data para buronan yang berada di luar negeri, termasuk Singapura.
"Sedang kita kumpulkan buronan yang kemungkinan ditengarai ada di situ, ini sementara tim bekerja untuk melakukan inventarisasi buron-buron yang ada di luar negeri termasuk yang ditengarai sekarang ini apakah berada di Singapura," kata Andi di kantornya, Kamis (12/1/2022).
Baca juga: Indonesia-Singapura Sepakati Perjanjian Ekstradisi
Andi menjelaskan saat ini Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (Jampidsus) dan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) tengah melakukan koordinasi untuk mengetahui keberadaan para buron di luar negeri. Pasalnya, para buron ini kerap kali berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain.
Lihat Juga :