Dua Jenderal Tempur Pendamping Pangkostrad Letjen TNI Maruli Simanjuntak
Kamis, 27 Januari 2022 - 06:36 WIB
loading...
A
A
A
Dengan pengangkatan tersebut, keduanya akan mendapatkan kenaian pangkat satu tingkat lebih tinggi. Penunjukan kedua Perwira Tinggi (Pati) tersebut cukup beralasan mengingat keduanya memiliki rekam jejak yang mumpuni.
Baca juga: KSAD Jenderal Dudung: Pangkostrad Mayjen TNI Maruli Simanjutak Dilantik Pekan Depan
Brigjen TNI Dwi Wahyu Winarto misalnya, merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1988. Teman seangkatan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman ini mengawali karier militernya di Korps Baret Hijau Kostrad dari kesatuan Infanteri.
Pria kelahiran Pubalingga, Jawa Tengah pada 2 Mei 1965 ini pernah mengikuti berbagai penugasan di medan operasi Timor-Timor (Timtim) yang sekarang bernama Timor Leste. Berkat jasa-jasanya terhadap negara, Dwi Wahyu Winarto mendapat sejumlah tanda jasa di antaranya SL Seroja.
Selama 34 tahun meniti kariernya di militer, Dwi Wahyu Winarto telah mengemban sejumlah jabatan penting di militer. Saat masih berpangkat Letnan Kolonel (Letkol) Dwi pernah menjabat sebagai Dandim 0717/Purwodadi pada 2006—2007, kemudian Dandim 0714/Salatiga 2007—2008.
Baca juga: KSAD Jenderal Dudung: Pangkostrad Mayjen TNI Maruli Simanjutak Dilantik Pekan Depan
Brigjen TNI Dwi Wahyu Winarto misalnya, merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1988. Teman seangkatan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman ini mengawali karier militernya di Korps Baret Hijau Kostrad dari kesatuan Infanteri.
Pria kelahiran Pubalingga, Jawa Tengah pada 2 Mei 1965 ini pernah mengikuti berbagai penugasan di medan operasi Timor-Timor (Timtim) yang sekarang bernama Timor Leste. Berkat jasa-jasanya terhadap negara, Dwi Wahyu Winarto mendapat sejumlah tanda jasa di antaranya SL Seroja.
Selama 34 tahun meniti kariernya di militer, Dwi Wahyu Winarto telah mengemban sejumlah jabatan penting di militer. Saat masih berpangkat Letnan Kolonel (Letkol) Dwi pernah menjabat sebagai Dandim 0717/Purwodadi pada 2006—2007, kemudian Dandim 0714/Salatiga 2007—2008.
Lihat Juga :