Wujudkan Kemandirian Energi Indonesia, Pertamina Siap Memulai Proyek Hilirisasi Batu Bara Menjadi DME
Selasa, 25 Januari 2022 - 11:26 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo dalam sambutan sekaligus menyampaikan kegembiraannya karena groundbreaking proyek hilirisasi batubara ke DME dapat dimulai Senin (24/1/2022).
A
A
A
TANJUNG ENIM - Menjalankan arahan Presiden Joko Widodo, PT Pertamina (Persero) memastikan komitmen dan kesiapannya untuk memulai pelaksanaan proyek hilirisasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME) di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Proyek kerjasama strategis antara PT Bukit Asam Tbk, PT Pertamina (Persero), dan Air Product Chemicals, Inc (APCI), ini dalam rangka meningkatkan kemandirian energi Indonesia melalui penggunaan sumber daya alam dalam negeri serta mengurangi ketergantungan pada impor Liquid Petroleum Gas (LPG) di Indonesia yang saat ini mencapai 80 persen dari total konsumsi LPG nasional atau sekitar 6,4 juta ton dari 7,95 juta ton LPG.
Hal inipun ditegaskan Presiden Joko Widodo dalam sambutannya, sekaligus menyampaikan kegembiraannya karena groundbreaking proyek hilirisasi batubara ke DME dapat dimulai Senin (24/1/2022).
Dalam Grand Energi Strategi Nasional 2015-2050, DME diproyeksikan akan menjadi salah satu energi baru pengganti LPG. Proyek hilirasi batu bara merupakan proyek strategis nasional (PSN) yang memanfaatkan batubara kalori rendah yang selama ini belum terkomersialisasi secara optimal, menjadi produk akhir yang bernilai tinggi.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati yang turut mendampingi Presiden Joko Widodo dalam kegiatan groundreaking proyek tersebut mengatakan, Pertamina mendukung penuh upaya Pemerintah dalam meningkatkan penggunaan sumber energi dalam negeri sekaligus pengembangan Energi Baru untuk mewujudkan kemandirian energi Nasional.
![Wujudkan Kemandirian Energi Indonesia, Pertamina Siap Memulai Proyek Hilirisasi Batu Bara Menjadi DME]()
"Setelah Pertamina sukses menjalankan program Biodiesel B30 yang menggunakan sumber energi dari kelapa sawit yang berlimpah di Indonesia, Pertamina akan menyerap DME dari batu bara dalam negeri. Produksi DME dari Tanjung Enim ini diestimasikan akan mengurangi impor LPG mencapai Rp7 triliun per tahun," jelas Nicke
Hal inipun ditegaskan Presiden Joko Widodo dalam sambutannya, sekaligus menyampaikan kegembiraannya karena groundbreaking proyek hilirisasi batubara ke DME dapat dimulai Senin (24/1/2022).
Dalam Grand Energi Strategi Nasional 2015-2050, DME diproyeksikan akan menjadi salah satu energi baru pengganti LPG. Proyek hilirasi batu bara merupakan proyek strategis nasional (PSN) yang memanfaatkan batubara kalori rendah yang selama ini belum terkomersialisasi secara optimal, menjadi produk akhir yang bernilai tinggi.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati yang turut mendampingi Presiden Joko Widodo dalam kegiatan groundreaking proyek tersebut mengatakan, Pertamina mendukung penuh upaya Pemerintah dalam meningkatkan penggunaan sumber energi dalam negeri sekaligus pengembangan Energi Baru untuk mewujudkan kemandirian energi Nasional.

"Setelah Pertamina sukses menjalankan program Biodiesel B30 yang menggunakan sumber energi dari kelapa sawit yang berlimpah di Indonesia, Pertamina akan menyerap DME dari batu bara dalam negeri. Produksi DME dari Tanjung Enim ini diestimasikan akan mengurangi impor LPG mencapai Rp7 triliun per tahun," jelas Nicke
Lihat Juga :