Kondisi Masyarakat Indonesia Dinilai Sensitif terhadap Rasisme

Kamis, 11 Juni 2020 - 18:49 WIB
loading...
Kondisi Masyarakat Indonesia...
DN PIM meminta kerusuhan di Amerika Serikat (AS), hendaknya menjadi pelajaran bagi bangsa Indonesia untuk mengantisipasi kerusuhan rasial seperti itu. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Maju (DN PIM) meminta kerusuhan di Amerika Serikat (AS), hendaknya menjadi pelajaran bagi bangsa Indonesia untuk mengantisipasi kerusuhan rasial seperti itu. (Baca juga: Rusia Sebut Masalah Rasisme di AS Sudah Terlalu Besar, Sulit Disembunyikan)

"Melihat kondisi masyarakat Indonesia demikian sensitif terhadap rasisme maka peristiwa kerusuhan di rasial di Amerika Serikat meski sangat jauh pada geografisnya, tapi sangat dekat dan real time dalam berita informasinya. Tentu menjadi pelajaran sangat berharga bagi kita untuk tidak terjadi kerusuhan rasial semacam itu di Indonesia," ujar Waketum DN-PIM, KH Amidhan Shaberah dalam diskusi secara virtual, Kamis (11/6/2020).

(Baca juga: Komisi I DPR Tegaskan Tidak Tepat Bandingkan Kasus Floyd dengan Papua)

Sensitifnya masyarakat Indonesia terhadap rasisme dicontohkan pada peristiwa dugaan ucapan rasis dan rasialisme terhadap mahasiswa Papua di Surabaya yang belum sempat diklarifikasi telah menyebabkan masyarakat Papua tersinggung dan marah mendengar ucapan semacam itu.

"Akibatnya, meletuslah demokrasi masa secara besar-besaran diikuti pengerusakan dan pembakaran yang menyebabkan kerusuhan dan kekacauan di beberapa kota di Papua misalnya Sorong," jelasnya.

Padahal di Indonesia mempersalahkan perbedaan ras etnis golongan dan agama (SARA) merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dan moral serta sangat sensitif yang akibatnya sangat jauh.

"Tidak hanya itu, seharusnya bagi Indonesia peristiwa kerusuhan rasial yang terjadi di Amerika Serikat harus menjadi sebuah pelajaran yang sangat berharga. Sekaligus tempat berkaca agar bangsa kita tidak mengembangkan sikap egosentrisme dan fanatisme berlebihan," tuturnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Din Syamsuddin Desak...
Din Syamsuddin Desak Polisi Hentikan Laporan ke JK Kasus Dugaan Penistaan Agama
Stafsus Menag Dialog...
Stafsus Menag Dialog dengan Paroki Santo Fransiskus Asisi Aek Nabara, Jamin Hak Beribadah
Sekum PP Muhammadiyah:...
Sekum PP Muhammadiyah: Ramadan Bulan Kerukunan
Kementerian, TNI, dan...
Kementerian, TNI, dan Polri Kolaborasi Perkuat Moderasi Beragama
Terima KSAL Jepang,...
Terima KSAL Jepang, Stafsus Menag Kenalkan Kerukunan sebagai Jati Diri Bangsa
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian...
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian GMS Bantul, Stafsus Menag: Kedepankan Musyawarah
LKK-UNPAM Perkuat Harmonisasi...
LKK-UNPAM Perkuat Harmonisasi Keagamaan di Era Modern
Rekomendasi
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Berita Terkini
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved