Terima KSAL Jepang, Stafsus Menag Kenalkan Kerukunan sebagai Jati Diri Bangsa

Jum'at, 06 Februari 2026 - 18:17 WIB
loading...
Terima KSAL Jepang,...
Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar menerima kunjungan KSAL Jepang, Admiral Saito Akira di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (6/2/2026). Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar menerima kunjungan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Jepang, Admiral Saito Akira di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (6/2/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari diplomasi budaya dan dialog lintas bangsa yang menekankan nilai kerukunan, toleransi , dan harmoni sebagai identitas Indonesia.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, rombongan Admiral Saito Akira tidak hanya mengunjungi Masjid Istiqlal, tetapi juga Terowongan Silaturahmi Istiqlal–Katedral, yang menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral Jakarta. Terowongan ini menjadi simbol nyata persaudaraan dan kebersamaan antarumat beragama di Indonesia. Baca juga: Riset Kemenag: Toleransi Beragama Gen Z Ungguli Milenial dan Baby Boomers

Dalam pertemuan itu, Gugun Gumilar menjelaskan, Indonesia memiliki pengalaman panjang dalam merawat keberagaman sebagai kekuatan bangsa. “Kami ingin memperkenalkan kepada dunia bahwa kerukunan dan harmoni bukan sekadar slogan, melainkan telah menjadi jati diri bangsa Indonesia yang tumbuh dari sejarah, budaya, dan nilai-nilai keagamaan,” katanya.

Ia menambahkan keberadaan Terowongan Silaturahmi merupakan pesan kuat Indonesia kepada dunia tentang pentingnya dialog dan perdamaian. “Masjid Istiqlal, Gereja Katedral, dan Terowongan Silaturahmi adalah simbol bagaimana perbedaan dapat hidup berdampingan secara damai. Inilah wajah Indonesia yang ingin kami perkenalkan kepada komunitas internasional,” lanjutnya.

Kunjungan KSAL ini diharapkan dapat mempererat hubungan bilateral Indonesia–Jepang. Tidak hanya dalam bidang pertahanan, tetapi juga dalam pertukaran nilai, budaya, dan penguatan diplomasi perdamaian.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh penghormatan. Hal ini mencerminkan komitmen Indonesia untuk terus mempromosikan toleransi, harmoni, dan perdamaian di tingkat global.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Matahari Tepat...
Fenomena Matahari Tepat di Atas Kakbah, Kemenag Verifikasi Arah Kiblat di 725.669 Titik
Prabowo Puji India:...
Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar, Transisi Pemerintahan Damai
Prabowo Cerita di Depan...
Prabowo Cerita di Depan Modi, Mengaku Punya DNA India
Pengamat Militer dan...
Pengamat Militer dan Intelijen: Kunjungan PM India ke Indonesia Fokus pada 5 Pilar Utama
Kemenag Siapkan Konten...
Kemenag Siapkan Konten Edukasi untuk Cegah Penyebaran LGBTQ
Prabowo Sambut Jabat...
Prabowo Sambut Jabat Tangan Erat Kedatangan PM Singapura di Istana Merdeka
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
Rekomendasi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Berita Terkini
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved