Panglima TNI Tegaskan Penyerangan Prajurit di Maybrat Bukan Kontak Tembak

Sabtu, 22 Januari 2022 - 03:28 WIB
loading...
Panglima TNI Tegaskan...
Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Penyerangan prajurit TNI di Distrik Aifat Timur, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, pada Kamis (20/1/2022) adalah murni tindakan kekerasan sepihak. Hal ini dikatakan oleh Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa.

Baca juga: 4 Personel Yonzipur 20/PAA Korban Luka Tembak oleh KKB di Maybrat Jalani Operasi di RSAL Sorong

"Jadi yang insiden kemarin itu bukan kontak tembak. Itu murni tindakan kekerasan sepihak yang dilakukan terhadap prajurit kami," kata Andika kepada wartawan, Jumat (21/1/2022).

Baca juga: Brutal! KKB Tembaki Prajurit TNI saat Perbaiki Jembatan di Maybrat

Andika mengatakan, pada saat penyerangan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) tersebut, anggotanya sedang karya bakti membangun dua jembatan atas permintaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maybrat.



"Sebetulnya, prajurit kami itu dalam rangka memperbaiki jembatan. Jembatan itu ada 2, jembatan yang diperbaiki dan itu juga permintaan dari Bupati Maybrat secara official, itu tanggal 10 Januari kemarin. Tapi secara tidak resmi itu sudah disampaikan sejak bulan Desember. Karena memang jembatan ini sangat vital," jelas Andika.

Atas kejadian tersebut, pun Andika mengutuk keras tindakan yang dilakukan KKB karena telah melanggar hak asasi manusia (HAM). "Tindakan kekerasan yang sangat melanggar hak asasi manusia. Ini tidak boleh terjadi," tegasnya.

Diketahui, Sersan Dua (Serda) Miskel Rumbiak gugur dalam kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Aifat Timur, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Kamis (20/1/2022).

Sementara empat rekannya terluka, tiga di antaranya luka tembak serius sehingga harus dilakukan tindakan operasi bedah. Serda Miskel merupakan putra Papua yang menjadi prajurit TNI AD. Dia berasal dari Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Saat ini jenazah disemayamkan di Markas Yon Sipur 20 PPA/Sorong.

Selain Serda Miskel, prajurit lainnya yang terluka yakni Serda Darusman (luka tembak di perut bagian kiri). Kemudian Prada Aziz Rengen (luka tembak berat di punggung belakang). Prada Abraham (luka tembak di bahu kanan, kiri dan pangkal paha kiri) dan Prada (luka kena pecahan peluru di paha sebelah kanan).
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Hakim Sebut Andrie Yunus...
Hakim Sebut Andrie Yunus Rendahkan Wibawa Pengadilan karena Tak Pernah Hadiri Sidang
4 Prajurit TNI Penyiraman...
4 Prajurit TNI Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Divonis 1,5-3 Tahun Penjara, 2 Dipecat
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
TNI Bantu Berantas Begal,...
TNI Bantu Berantas Begal, Pakar Hukum: Harus Berdasarkan Permintaan Kepolisian
Rekomendasi
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Berita Terkini
Memahami Urgensi Koperasi...
Memahami Urgensi Koperasi Desa Merah Putih
Polda Metro Singgung...
Polda Metro Singgung Ada Mantan Pejabat Berupaya Hambat Kasus Roy Suryo
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Dirjen Imigrasi Minta Buka Akses Seluas-luasnya untuk KPK
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved