TNI AL Gagalkan Penyelundupan 5 TKI Ilegal Tujuan Malaysia

Jum'at, 21 Januari 2022 - 19:33 WIB
loading...
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 5 TKI Ilegal Tujuan Malaysia
Penyelundupan 5 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal ke Malaysia berhasil digagalkan Tim Satgas Jala Yudha-22 Pangkalan TNI AL (Lanal) Batam. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Penyelundupan 5 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal ke Malaysia berhasil digagalkan Tim Satgas Jala Yudha-22 Pangkalan TNI AL (Lanal) Batam. Lima TKI yang akan diselundupkan itu terdiri dari empar perempuan dan 1 laki-laki.

Komandan Lanal Batam Kolonel Laut (KH) Farid Maruf mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat berhasil terkait penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal pada 18 Januari 2022 silam.

"Kami telah menerima informasi dari laporan masyarakat terkait informasi aktivitas pengiriman PMI yang akan keluar dengan tujuan Malaysia. Lalu segera memerintahkan tim Satgas Jala Yudha-22 untuk melaksanakan penyelidikan di daerah yang diduga menjadi tempat penyelundupan tersebut," katanya, Jumat (21/1/2022).



Tim Satgas Jala Yudha kemudian mendapatkan informasi bawah calon PMI ilegal akan tiba pada 19 Januari 2022 menggunakan mobil Toyota Calya putih di Pelabuhan Pandan Bahari, Tanjung Uncang, Kota Batam. Pelabuhan ini merupakan jalur tikus menuju Malaysia.

"Ketika mobil yang dicurigai tersebut melintas segera dihentikan dan diamankan dengan penumpang yakni 4 orang perempuan dan 1 orang laki-laki serta 1 orang sopir. Kemudian ke 6 orang tersebut dibawa dan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diadakan penyelidikan lebih lanjut," kata Farid Maruf.

TNI AL akan terus melakukan pengembangan kasus ini sesuai instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono. "Kami berkomitmen untuk terus menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah laut yurisdiksi nasional, sehingga tidak ada lagi kegiatan penyelundupan PMI ilegal," katanya.

Baca juga: BP2MI Duga Oknum TNI AL dan AU Terlibat Pengiriman TKI Ilegal ke Malaysia
(abd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2124 seconds (10.101#12.26)