Jenderal Dudung Gelar Kejuaraan Sepak Bola Liga Santri Piala KSAD

Rabu, 19 Januari 2022 - 04:36 WIB
loading...
Jenderal Dudung Gelar Kejuaraan Sepak Bola Liga Santri Piala KSAD
Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengatakan, pihaknya akan menggelar Turnamen Sepakbola Liga Santri Piala KSAD. Foto/ANTARA FOTO/Hidayat/wpa/hp
A A A
JAKARTA - TNI Angkatan Darat (AD) akan menggelar T urnamen Sepakbola Liga Santri Piala KSAD. Hal itu sebagai perwujudan, bakti, dan sumbangsih untuk negeri melalui pembinaan generasi muda.

Wacana itu setelah Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman di Mabesad, Jakarta Pusat, Selasa (18/1/2022). Baca juga: Singgung Medsos Alat Provokasi, KSAD Dudung Sebut Pancasila Keberuntungan Indonesia



KSAD Jenderal Dudung berharap kegiatan tersebut akan lebih menggelorakan semangat olahraga bagi masyarakat. Tak hanya itu, diharapkan dapat juga meningkatkan prestasi sepakbola Indonesia di tingkat internasional.

"Semoga ini akan membangkitkan kembali semangat berolahraga, sekaligus mendukung program pemerintah sesuai Inpres Nomr 3 tahun 2019 tentang percepatan pembangunan persepakbolaan nasional,” ujar Dudung, Selasa (18/1/2022).

Rencananya turnamen Liga Santri Piala KSAD akan digelar pada pertengahan tahun 2022 dan akan diikuti oleh pesantren di seluruh Indonesia. Di mana waktu penyelenggaraan 4 hingga 6 bulan dan dikelola melalui sentuhan manajemen event profesional disertai sentuhan teknologi.



Venue lapangan yang dipilih yakni komplek TNI AD dan pesantren yang standar dan sudah terverifikasi. Lalu, dari 34 juara tingkat provinsi akan diciutkan menjadi 16 besar, 8 besar hingga putaran semi final dan final.

Turnamen ini sendiri bertujuan untuk mendapatkan bibit-bibit berbakat pesepakbola nasional dari kalangan santri yang berasal dari 26 ribu pondok pesantren di Indonesia. Sekaligus untuk mempererat tali silaturahmi. Baca juga: Jenderal Dudung Genggam Mesra Tangan Istri, Mirip Gaya Andika Perkasa

"Nama-nama seperti Asnawi Mangkualam Bahar, Witan Sulaiman, Evan Dimas Darmono, Nadeo Argawinata dan Dedik Setiawan, mereka awalnya pernah mengikuti pendidikan di pesantren," jelasnya.
(kri)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2303 seconds (10.177#12.26)